Urgensi Literasi Digital Untuk Masa Depan Indonesia


Internet merupakan salah satu kebutuhan yang tidak terpisahkan dari kehidupan masa kini. Dimana berdasarkan data-data yang diambil dari Badan Pusat Statistik (BPS), para pengguna internet di Indonesia meningkat sebesar 22% selama periode 2015 hingga 2020. Peningkatan terbesar muncul dari area perkotaan yaitu sebesar 55%. Sedangkan penambahan internet dari pedesaan berjumlah sekitar 31%.
Disamping itu, pandemi Covid-19 semakin menunjukkan betapa pentingnya peranan internet. Keterbatasan gerak akan menyebabkan terjadinya peningkatan aktivitas masyarakat di dunia maya. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Google, Temasek, dan Bain & Company (2020), konsumen baru yang berbelanja melalui e-commerce menjadi meningkat 37% selama pandemi.
Urgensi Literasi Digital Sebelum pandemi, persentase masyarakat yang berusia antara 5 sampai dengan 24 tahun yang menggunakan internet menjadi meningkat dalam empat tahun terakhir yaitu dari 33,98% ke angka 59,3%. Seperempat dari populasi pengguna internet di Indonesia adalah anak-anak dan remaja.
Dapat diperkirakan adanya peningkatan pengguna internet di kalangan anak-anak dan remaja selama masa pandemi sebagai akibat adanya kebijakan belajar dari rumah (BDR). Peningkatan aktivitas secara daring selama masa-masa pandemi ini semakin memperkuat urgensi peningkatan digital literasi bagi masyarakat di sekitarnya.
Beberapa Pertimbangan Kebijakan Pertama, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dan Kementerian Agama (Kemenag) haruslah berpikir ulang di dalam menyusun kurikulum mata pelajaran pada sekolah-sekolah mengingat urgensi peningkatan literasi digital di dalamnya harus disesuaikan dengan tuntutan zaman.
Sebaiknya konten pembelajaran sekolah agar lebih memprioritaskan pengajaran dalam penggunaan dan penyampaian informasi yang didapat secara daring dengan penuh tanggung jawab, mengidentifikasi informasi daring yang bisa dipercaya dan cara-cara yang dilakukan untuk mengamankan peserta didik selama aktivitas daring mereka. Kompetensi seperti ini akan sangat relevan dengan tuntutan era digital saat ini.
Kurikulum yang harus diprioritaskan adalah untuk tujuan meningkatkan kemampuan peserta didik di dalam menganalisis, mengevaluasi, dan membagikan beberapa informasi digital secara bertanggung jawab.
Sangat penting untuk membekali peserta didik dengan kemampuan untuk mengidentifikasi sumber-sumber informasi yang bisa dipercaya, kiat-kiat untuk melindungi diri mereka selama aktivitas daring agar terhindar dari perundungan siber (cyberbullying), penipuan (online fraud), pelanggaran privasi (privacy breach), dan lain sebaginya.
Kedua, Kemendikbud dan Kemenag membutuhkan beberapa trik untuk bisa mengevaluasi bagaimana berpikir secara kritis untuk selanjutnya diintegrasikan dalam pembelajaran di sekolah-sekolah dengan menonjolkan beberapa kebiasaan seperti bekerja secara berkelompok dengan teman-teman sekelas, memperbanyak porsi soal-soal latihan yang mengasah pemikiran-pemikiran kritis lalu memupuk model pembelajaran yang mengutamakan kebiasaan untuk berani bertanya, menganalisis dan menyatakan argumen didalam diskusi yang akan diperkuat sebagai fondasi dalam peningkatan literasi digital. Usaha ini dilakukan oleh beberapa negara maju yang mempunyai literasi digital tinggi seperti Swiss dan Finlandia.
Ketiga, materi literasi digital menyertakan pelatihan-pelatihan para guru tanpa meningkatkan kompetensi sekolah yang rendah dan pedagogi untuk berpikir kritis di antara para guru, mereka tidak akan bisa berperan dalam meningkatkan literasi digital para siswa.
Keempat, melalui bantuan internet yang merupakan area dinamis dan akan selalu berubah-ubah serta peningkatan pada sektor pendidikan yang akan kesulitan untuk mengejar ketertinggalan. Maka dari itu, untuk bisa meningkatkan dinamisme pendidikan literasi digital, Kemendikbud dan Kemenag harus melakukan koordinasi dengan Kemenkominfo guna menjalin kemitraan dengan para ahli dari sektor swasta.
Sektor swasta terlibat secara mendalam yang erat hubungannya dalam seminar publik dan talkshow melalui beberapa program. Dalam penyempurnaan kurikulum sekolah, tenaga ahli eksternal ini bisa membantu pemerintah untuk merumuskan indikator yang relevan guna keperluan kurikulum literasi digital.
Kelima, mengusahakan adanya peningkatan akses dan teknologi internet terutama di daerah-daerah pedesaan di Indonesia harus tetap diprioritaskan oleh pemerintah untuk mengatasi kesenjangan digital dan membuka peluang bagi keluarga yang kurang beruntung. Kemenkominfo akan berencana untuk melengkapi sekitar 12.000 desa dengan akses internet.
Didalamnya ada keterlibatan swasta yang selama ini dipertimbangkan. Kemendikbud dan Kemenag juga harus bekerja sama dengan sektor swasta guna melengkapi sekolah-sekolah terutama di pedesaan dengan laptop/ komputer.
Literasi digital dalam kurikulum pendidikan diharapkan mampu menciptakan generasi yang mau membaca, memahami masalah, dan dapat menemukan solusi atas persoalan tersebut. Dimana selama ini generasi Indonesia seakan-akan disuruh membaca hanya untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan yang tepat dan bukan memahami bagaimana solusi yang sesuai guna menyelesaikan persoalan tersebut. (DW)
Sumber:
https://www.nasional.sindonews.com/read/380378/18/urgensi-literasi-digital-untuk-masa-depan-indonesia-1617026634/


Artikel ini hanyalah simpanan cache dari url asal penulis yang berkebarangkalian sudah terlalu lama atau sudah dibuang :

https://bloggerborneo.com/urgensi-literasi-digital-untuk-masa-depan-indonesia/

Kempen Promosi dan Iklan
Kami memerlukan jasa baik anda untuk menyokong kempen pengiklanan dalam website kami. Serba sedikit anda telah membantu kami untuk mengekalkan servis percuma aggregating ini kepada semua.

Anda juga boleh memberikan sumbangan anda kepada kami dengan menghubungi kami di sini
Indonesia Makin Cakap Digital Peluncuran Program Literasi Digital Nasional

Indonesia Makin Cakap Digital Peluncuran Program Literasi Digital Nasional

papar berkaitan - pada 19/5/2021 - jumlah : 89 hits
Indonesia menjadi salah satu program yang akan diluncurkan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika melalui Gerakan Nasional Literasi Digital SiberKreasi Rencananya kegiatan ini akan dilaksanakan secara serentak di 34 Provinsi dan 514 Ka...
Bila Agama Jadi Alat Politik Rafidah Khuatir Masa Depan Malaysia

Bila Agama Jadi Alat Politik Rafidah Khuatir Masa Depan Malaysia

papar berkaitan - pada 5/5/2021 - jumlah : 56 hits
May 5 2021 PETALING JAYA Tokoh politik veteran Rafidah Aziz khuatir memikirkan masa depan Malaysia kerana ahli politik menggunakan agama sebagai alat untuk meraih sokongan dan undi Bekas menteri itu memberi amaran kecenderungan mempolitikka...
Presiden Jokowi Luncurkan Gerakan Literasi Digital Nasional Di Hari Kebangkitan Nasional

Presiden Jokowi Luncurkan Gerakan Literasi Digital Nasional Di Hari Kebangkitan Nasional

papar berkaitan - pada 21/5/2021 - jumlah : 93 hits
Bertempat di Hotel Mercure Jalan Ahmad Yani Pontianak Kementerian Komunikasi dan Informatika bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dan Kota Pontianak menyelenggarakan kegiatan Peluncuran Gerakan Literasi Digital Nasional S...
Tips Menabung Untuk Rencana Masa Depan

Tips Menabung Untuk Rencana Masa Depan

papar berkaitan - pada 20/5/2021 - jumlah : 150 hits
Setiap orang memiliki rencana masa depannya masing masing Cara memuwujudkannya pun juga berbeda beda Ada orang yang lebih memilih menginvestasikan uang aset yang dimiliki sehingga dapat memberikan penghasilan yang pasif Dan tidak sedikit pu...
5 Cara Membangun Kemampuan Literasi Digital Di Lingkungan Sekitar Kita

5 Cara Membangun Kemampuan Literasi Digital Di Lingkungan Sekitar Kita

papar berkaitan - pada 6/5/2021 - jumlah : 118 hits
Beberapa tahun belakangan ini makna dari literasi digital telah bergeser dimana pada awalnya memiliki makna kemampuan membaca dan menulis kini literasi kian dihubungkan dengan produk produk digital seperti kemampuan dalam menggunakan perang...
Bmkg Sebut Gelombang Panas Tak Terjadi Di Indonesia

Bmkg Sebut Gelombang Panas Tak Terjadi Di Indonesia

papar berkaitan - pada 17/5/2021 - jumlah : 99 hits
Fenomena gelombang panas ini biasanya terjadi di wilayah lintang menengah tinggi seperti wilayah Eropa dan Amerika
Bebas Bea Masuk Peluang Besar Indonesia Tingkatkan Ekspor Produk Kabel Ke Ukraina

Bebas Bea Masuk Peluang Besar Indonesia Tingkatkan Ekspor Produk Kabel Ke Ukraina

papar berkaitan - pada 18/5/2021 - jumlah : 108 hits
Produk kabel Indonesia terbebas dari pengenaan safeguard duty atau Bea Masuk Tindakan Pengamanan Pemerintah Ukraina Keputusan Pemerintah Ukraina ini membuka peluang peningkatan ekspor produk kabel Indonesia ke Ukraina
Pubg Mobile Indonesia Resmi Gandeng Pevita Pearce Sebagai Brand Ambassador

Pubg Mobile Indonesia Resmi Gandeng Pevita Pearce Sebagai Brand Ambassador

papar berkaitan - pada 18/5/2021 - jumlah : 94 hits
PUBG Mobile merupakan jenis game online Battle Royale yang dimainkan di secara independen dikembangkan oleh Lightspeed Quantum Studios dari Tencent Game dan lisensi resminya dipegang oleh PLAYERUNKNOWN S BATTLEGROUNDS PUBG Mobile dirilis se...
Kafir Umno Datuk Nikah Kahwin Boleh Padam

Adakah Ada Kejujuran Di Antara Kita

Ujian Saringan Berkurangan Wujudkah Kes Covid Tidak Dilaporkan

Rindu Hendak Ke Sarawak Lagi

Tiada Idea Nak Tulis Apa

Lirik Cobalah Tuk Mengerti Mona Latumahina

Semak Bpr Tambahan Rm500 Sudah Mula Dikreditkan Secara Berperingkat Peringkat

5 Punca Utama Sakit Tumit Kaki



Kenapa Ada Produk Cetak Rompak China 100 Sama Macam Barang Ori

7 Corak dan Warna Ikan Betta Paling Unik di Dunia

Kisah Presiden Burkina Faso Yang Dibunuh Rakan Karib Thomas Sankara

5 Perbuatan Bodoh Yang Buat Kita Rasa Pandai Dalam Media Sosial

Biodata Syarifuddin Azman Damok Pelumba Motosikal Malaysia


Popia Kentang

Bayaran Mahal Tak Setara Dengan Perkhidmatan

Satgas Covid 19 Minta Pemerintah Daerah Segera Optimalisasi Ppkm

Epidemiolog Kasus Baru Covid 19 Bertambah Terus Tanda Gagal Kendalikan Pandemi

Jabar Dan Republik Ceko Bahas Potensi Kerja Sama Di Bidang Kesehatan

Cara Mohon Semak Status Bayaran Bantuan Sabah Prihatin 3 0