Ternyata Ada Sekte Yahudi Ortodok Yang Ingin Membubarkan Negara Israel Dan Mendukung Palestina


Ini adalah kisah tentang Neturei Karta. Berdeda dengan sebagian besar umat Yahudi di seluruh dunia, sekte Yahudi, persisnya Yahudi Ortodoks, ini justru ingin membubarkan Israel.
Tak hanya itu, mereka juga mendukung kemerdekaan Palestina. Sejak mendeklarasikan diri sebagai negara merdeka pada dekade 1940-an, ternyata tak semua sekte Yahudi mendukung negara penuh kontroversi itu.
Tak sekadar tak mendukung, sekte Yahudi ini bahkan menentang dan ingin membubarkan negara Israel. Sekte ini bernama Neturei Karta yang dalam bahasa Aramaik berarti “Para Penjaga Kota”.
Sekte ini merupakan komunitas religius Yahudi Haredi yang didirikan di Yerusalem, yang waktu itu masih bernama Mandat Palestina, pada 1938.
Haredi adalah salah satu bagian dari agama Yahudi Ortodoks yang dicirikan dengan menolak segala jenis budaya sekular-modern.
Dengan karakterisitik ini Neturei Karta menentang Zionisme dan bahkan menyerukan pembubaran Israel.
Sebab, para anggota Neturei Karta percaya umat Yahudi tak diizinkan memiliki sebuah negara hingga datangnya Sang Juru Selamat alias Mesias.
Sejauh ini tidak diketahui jelas jumlah anggota Neturei Karta, tetapi Jewish Virtual Library memperkirakan organisasi ini memiliki sekitar 5.000-an anggota di Israel, New York, dan London.
Secara garis besar, anggota Neturei Karta adalah para keturunan Yahudi Hungaria yang tinggal di Kota Tua Jerusalem pada awal abad ke-19.
Selain itu juga ada kaum Yahudi Lithuania yang merupakan para pelajar Gaon of Vilna, seorang guru agama Yahudi yang hidup pada abad ke-18.
Kelompok Yahudi Lithuania ini sudah lebih dulu menetap di Jerusalem sebelum “saudara-saudara” mereka dari Hungaria.
Di akhir abad ke-19, leluhur anggota Neturei Karta mendirikan sebuah permukiman baru di luar tembok kota untuk mengurangi kepadatan Jerusalem.
Kini sebagian besar anggota kelompok itu tinggal di kawasan permukiman Batei Ungarin dan Meah Shearim.
Saat itu, mereka amat menentang ideologi Zionisme yang mencoba memaksakan kedaulatan Yahudi ke Palestina yang masih menjadi wilayah Turki Ottoman.
Kelompok ini amat dibenci para Yahudi pendatang baru yang pada umumnya kurang taat menjalankan agamanya.
Mereka dibenci karena memiliki keyakinan bahwa kebebasan bangsa Yahudi hanya bisa dibawa Sang Juru Selamat.
Sebagai sebuah organisasi, Neturei Karta didirikan Rabbi Amram Blau dan Rabbi Aharon Katzenelbogen.
Rabby Blau adalah warga asli Meah Shearim di Jerusalem dan aktif dalam Agudat Israel, sebuah partai politik Yahudi ultra-ortodoks, di masa Mandat Palestina.
Namun, pada 1930-an, Agudat Israel mulai mengadopsi banyak kompromi dan mulai mengakomodasi ide-ide gerakan Zionisme.
Hal ini membuat Rabbi Blau gerah dan memutuskan keluar dari partai itu pada 1937 dan bersama Rabbi Katzenelbogen kemudian mendirikan Chevrat HaChayim yang kemudian dikenal sebagai Neturei Karta.
Sebagai sebuah organisasi baru, Neturei Karta tak bebas bergerak bahkan dibenci sesama kelompok Yahudi Ortodoks yang sama-sama menentang Zionisme.
Menurut harian The Guardian, bahkan di antara kalangan Haredi atau lingkaran Yahudi ultra-Ortodoks, Neturei Karta dianggap sebagai cabang yang amat liar.
Seperti sudah disinggung sebelumnya, Neturei Karta tidak mendukung terbentuknya negara Israel dan menganggap, mereka yang mendukung keberadaan Israel sama dengan menentang janji Tuhan.
Bahkan, situs resmi Neturei Karta menyebut, anggotany kerap berpartisipasi dalam aksi unjuk rasa yang diwarnai pembakaran bendera Israel di berbagai kota di dunia.
Di antara tokoh-tokoh Neturei Karta yang menentang Israel adalah Moshe Hirsc yang pernah menjadi menteri dalam kabinet Palestina pimpinan Yasser Arafat.
Bahkan setahun setelah Perang Gaza (2008) berakhir, sekelompok anggota Neturei Karta masuk ke Gaza dan bergabung dalam Gaza Freedom March untuk menunjukkan dukungan terhadap warga Palestina di wilayah kekuasaan Hamas itu.
Tak hanya memiliki hubungan dekat dengan Palestina, Neturei Karta juga memiliki kedekatan khusus dengan Iran, musuh bebuyutan Israel.
Pada Oktober 2005, pemimpin Neturei Karta Rabbi Yisroel Dovid Weiss merilis pernyataan yang pada intinga mengkritik kecaman Israel terhadap Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad.
Weiss menulis bahwa pernyataan Ahmadinejad yang ingin menghapus Israel dari peta dunia bukan sebuah pernyataan anti-Yahudi.
Weiss berpendapat, Ahmadinejad sebenarnya sedang berusaha untuk menciptakan dunia yang damai dan lebih baik.
Dia bahkan mengulang pernyataan pemimpin spiritual Iran Ayatollah Khomeini yang selalu menekankan penghormatan dan perlindungan umat Yahudi.
Pada Maret 2006, sejumlah anggota Neturei Karta berkunjung ke Iran dan bertemu dengan sejumlah pemimpin Iran.
Dalam pertemuan itu, tak hanya memuji langkah-langkah Ahmadinejad dalam menentang keberadaan Israel, organisasiini juga menyebut Israel menggunakan isu holocaust untuk kepentingan politik. B
“Kami bangsa Yahudi yang nyaris punah akibat holocaust, tidak pernah menggunakan peristiwa itu untuk kepentingan pridabi kami,” kata Weiss kala itu.
Sumber: suar.grid.id


Artikel ini hanyalah simpanan cache dari url asal penulis yang berkebarangkalian sudah terlalu lama atau sudah dibuang :

https://islamidia.com/ternyata-ada-sekte-yahudi-ortodok-yang-ingin-membubarkan-negara-israel-dan-mendukung-palestina/

Kempen Promosi dan Iklan
Kami memerlukan jasa baik anda untuk menyokong kempen pengiklanan dalam website kami. Serba sedikit anda telah membantu kami untuk mengekalkan servis percuma aggregating ini kepada semua.

Anda juga boleh memberikan sumbangan anda kepada kami dengan menghubungi kami di sini
Solusi Dua Negara Satu Negara Dan Solusi Lain Untuk Konflik Palestina Israel

Solusi Dua Negara Satu Negara Dan Solusi Lain Untuk Konflik Palestina Israel

papar berkaitan - pada 13/6/2019 - jumlah : 70 hits
Dua dekade setelah Perjanjian Oslo koran terkemuka Israel Haaretz memetakan solusi untuk menyelesaikan konflik Palestina Israel
Sholat Idul Fitri Di Masjid Al Aqsa Israel Persulit Warga Palestina Berkunjung Ke Kota Suci Al Quds

Sholat Idul Fitri Di Masjid Al Aqsa Israel Persulit Warga Palestina Berkunjung Ke Kota Suci Al Quds

papar berkaitan - pada 6/6/2019 - jumlah : 119 hits
Belasan Ribu warga Palestina menunaikan sholat Idul Fitri di Masjid Al Aqsa Al Mubarak Pusat Informasi Palestina Palinfo melaporkan bahwa pasukan pendudukan Israel mempersulit warga yang hendak menunaikan sholat eid di Masjid Al Aqsa Sejuml...
6 Negara Terkaya Di Dunia Berkat Minyak Bumi Ternyata Ada Yang Tak Disangka

6 Negara Terkaya Di Dunia Berkat Minyak Bumi Ternyata Ada Yang Tak Disangka

papar berkaitan - pada 5/6/2019 - jumlah : 149 hits
Negara terkaya di dunia seringkali dikaitkan dengan negara negara barat Pada kenyataannya saat ini persebaran negara kaya hampir merata di seluruh dunia Hal tersebut salah satunya disumbang oleh kemampuan negara negara Timur memanfaatkan su...
Kebakaran Hutan Di Israel Angkara Pendatang Yahudi

Kebakaran Hutan Di Israel Angkara Pendatang Yahudi

papar berkaitan - pada 28/5/2019 - jumlah : 82 hits
RAMALLAH Sejak awal minggu lalu pihak berkuasa Israel berulang kali menuduh kebakaran hutan yang melanda wilayahnya akibat perbuatan penduduk Palestin Bagaimanapun tuduhan liar itu disangkal kumpulan hak asasi manusia Israel B Tselem yang m...
Mantan Menlu As Proposal Perdamaian Israel Palestina Versi Trump Tak Akan Sukses

Mantan Menlu As Proposal Perdamaian Israel Palestina Versi Trump Tak Akan Sukses

papar berkaitan - pada 4/6/2019 - jumlah : 47 hits
Mantan Menteri Luar Negeri AS yang mengundurkan diri pada era Presiden Donald Trump menyampaikan penilaian tentang prospek rencana perdamaian Israel Palestina yang lama ditunggu tunggu pemerintahan AS dalam pertemuan tertutup dengan para pe...
Buruh Muslim Indonesia Nilai Israel Diskriminasi Pekerja Palestina

Buruh Muslim Indonesia Nilai Israel Diskriminasi Pekerja Palestina

papar berkaitan - pada 15/6/2019 - jumlah : 30 hits
Kami mengaku sangat prihatin atas laporan bahwa para pekerja Palestina di Israel mengalami eksploitasi diskriminasi dan berbagai bentuk pelanggaran hak hak ketenagakerjaan kata Syaiful
Sore Ini Kpk Umumkan Kasus Korupsi Rugikan Negara Hingga Triliunan Rupiah

Sore Ini Kpk Umumkan Kasus Korupsi Rugikan Negara Hingga Triliunan Rupiah

papar berkaitan - pada 10/6/2019 - jumlah : 66 hits
Kami berupaya semaksimal mungkin menjalankan tugas dan mengembalikan kerugian keuangan negara ke masyarakat melalui kewenangan yang ada kata Febri
Kebebasan Berinternet Untuk Melancong Ke Luar Negara Dengan Yoodo

Kebebasan Berinternet Untuk Melancong Ke Luar Negara Dengan Yoodo

papar berkaitan - pada 9/6/2019 - jumlah : 173 hits
Assalamualaikum dan salam sejahtera kepada semua pembaca yang saya kasihi sekalian Semoga anda semua berada dalam keadaan sihat sejahtera hendaknya Baiklah untuk entri kali ini saya ingin berkongsi dengan anda semua mengenai telco yang mena...
Terkini Zoo Negara Jadi Tumpuan Pengunjung Musim Cuti Raya Dan Cuti Sekolah

Terkini Zoo Negara Jadi Tumpuan Pengunjung Musim Cuti Raya Dan Cuti Sekolah

papar berkaitan - pada 8/6/2019 - jumlah : 242 hits
Sebahagian pengunjung tidak melepaskan peluang untuk berkunjung sempena cuti umum hari raya Aidilfitri ketika tinjauan lensa Malaysia Gazette di Zoo Negara Kuala Lumpur MalaysiaGazette com Online News Portal Follow US Now Or visit www malay...
Ustazah Disuruh Merangkak Oleh Ibu Pelajar

Berita Terkini Kerajaan Baru Malaysia 2020

Senarai Terkini Menteri Kabinet Baru 2020 Pakatan Harapan

Pm7 Letak Jawatan Pm8 Tan Sri Muhyidin Tpm Tuan Guru Hj Hadi Hishamuddin

7 Sebab Kerajaan Ph Runtuh Bukannya Salah Umno Pas

Bila Aku Check Wassup Bini Aku

Kecundang Jua Akhirnya

Ini Tweet Saya Terakhir Sebagai Menteri Kesihatan Dr Dzulkefly Ahmad



Muhammad Qayyim Nizar Johan Qari Status OKU Bukan Penghalang

5 Raja Terakhir Kerajaan Monarki Yang Dihapuskan dan Masih Hidup

Apa Yang Akan Berlaku Jika Perdana Menteri Meletakkan Jawatan

Resepi Cucur Ayam Bebola Ayam Bersayur Paling Beraroma

Resepi Kkwabaegi Twisted Korean Doughnut Rangup di Luar dan Lembut di Dalam


Jom Buat Kek Keju Guna Tiga Bahan Je

Parcel Delivery Ikea Hanya Rm15 Hingga 1 Mac Amat Berbaloi Untuk Saya

Dilahirkan Di Keluarga Pembenci Islam Pria Ini Justru Jadi Mualaf Usai Baca Al Qur An

Kasihan Penyandang Difabel Di Blitar Jualan Durian Dibayar Uang Palsu

Anak Perempuan 7 Tahun Asal Inggris Ini Hafal Al Qur An Cuma Dalam Waktu 24 Bulan

Tiada Rahim Di Usia 33 Tahun Placenta Percreta Baby 33 Weeks