Sidang Dewan Ham Pbb Angkat Isu Papua Ini Tanggapan Pemerintah Indonesia


Sidang Dewan HAM PBB Angkat Isu Papua

Rangkaian kegiatan sidang Dewan Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-bangsa (HAM PBB) ke-40 mengangkat isu Nduga dan minoritas Papua. Ketua Komite Nasional Papua Barat (KNPB), Victor Yeimo, menggambarkan nasib warga Papua yang menjadi minoritas di tanah leluhurnya sejak aneksasi Indonesia pada 1969 silam.

"Kekayaan alam kami dicuri, sehingga kami menjadi yang termiskin dengan harapan hidup terendah di Indonesia, meski tanah kami adalah salah satu tanah terkaya sumber daya alamnya di dunia," ujar Victor dalam rangkaian kegiatan Sidang Dewan HAM PBB yang tertulis dalam keterangan resmi pada, Rabu (13/3/2019).

Tidak hanya itu, disoroti pula efek dari operasi gabungan kepolisian dengan militer yang sudah menewaskan 25 warga sipil dan ditelantarkannya ribuan pengungsi akibat operasi tersebut. Selain itu, dijadikannya tiga warga Papua sebagai tersangka makar karena menyelenggarakan acara adat 'bakar batu' dan ibadah juga turut disorot dalam kegiatan tersebut.

Dalam kesempatan itu, Victor meminta dukungan negara-negara lain untuk mendorong Indonesia mengundang PBB guna berkunjung ke tanah Papua. "Kami meminta pemerintah Indonesia untuk menghargai dan memenuhi hak atas penentuan nasib sendiri bagi rakyat Papua Barat," tegas Victor. (baca rilisnya: Pers Rilis Isu Papua di Sidang Dewan HAM PBB ke-40

Sejak mendapatkan status otonomi khusus pada 2001 lalu, pendekatan kesejahteraan menjadi prioritas pemerintah terhadap Papua. Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) fokus pada pengembangan infrastruktur dan perbaikan konektivitas demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua. Sepanjang 2015-2019, pemerintah menargetkan penyelesaian Trans Papua sepanjang 1.066 kilometer. Jalan Trans Papua sepanjang 4.330 kilometer di Provinsi Papua Barat dan Papua ditargetkan tembus pada 2019.


Jokowi juga menerapkan program bahan bakar minyak (BBM) Satu Harga yang dijadikan standar nasional demi menurunkan harga BBM di Papua. Tidak hanya itu saja, transfer dana dari pemerintah juga terus meningkat untuk kedua provinsi Papua. Pada 2016 lalu, pemerintah mengalokasikan dana pembangunan sebesar 85,7 triliun rupiah untuk Papua dan Papua Barat. Di luar itu, kedua provinsi juga memperoleh dana tambahan untuk pembangunan infrastruktur.

Dubes RI Untuk PBB: Isu HAM Papua Tak Laku di Dewan HAM PBBPemerintah Indonesia membantah seluruh paparan terkait pelanggaran hak asasi manusia (HAM) yang diutarakan oleh perwakilan Komite Nasional Papua Barat (KNPB), Victor Yeimo, dan Veronika Koman, dalam sidang Dewan HAM Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) di Jenewa, Swiss, Rabu (13/3/2019) lalu.

Mereka menyatakan isu yang dibawa KNPB justru tidak laku dan kalah dari masalah lain yang dibahas. Duta Besar RI untuk PBB di Jenewa, Hasan Kleib, menyatakan sejumlah paparan Victor terkait isu Papua kalah dari isu HAM terkini. Yakni seperti soal LGBT, persekusi etnis Uighur di Xinjiang, Cina, konflik di Kashmir hingga Sahara Barat karena didukung oleh LSM yang lebih banyak.

"Mengingat banyaknya NGO (LSM) yang berbicara mengenai masalah-masalah HAM di negara lain (sekitar 130-150 NGO terdaftar untuk berbicara) pada mata acara 4 DHAM, pernyataan-pernyataan Veronika Koman dan Victor Yeimo tersebut sangat miskin pendengar dan perhatian," kata Hasan pada Kamis (14/3). Menurut Hasan, pemerintah terus memperhatikan pembangunan dan peningkatan promosi HAM di Papua dan Papua Barat. Menurut dia, pemerintah juga mendorong praktik demokrasi dan hubungan antara pemerintah dan lembaga swadaya masyarakat.

"Namun sangat disayangkan, pemerintah dihadapkan dengan LSM yang rendah kredibilitasnya. LSM ini justru mempertajam perbedaan dan mengejar publisitas dengan menyudutkan pemerintah," ucap Hasan. "Bahkan ketika negara seperti Indonesia berkomitmen menegakkan demokrasi dan telah mengupayakan yang terbaik untuk memperbaiki situasi HAM di lapangan," lanjut Hasan.

Dalam sidang itu, Victor Yeimo yang merupakan Ketua KNPB dan Veronika Koman menggambarkan nasib warga Papua yang menjadi minoritas di tanah leluhurnya sejak 1969. Hal itu terjadi setelah operasi militer trikora, yang mereka anggap sebagai bentuk penjajahan oleh pemerintah Indonesia. Victor juga menyinggung tindakan represif aparat keamanan Indonesia kepada masyarakat Papua dalam sidang itu, termasuk konflik di Nduga beberapa waktu lalu.

Hasan membenarkan isu Papua diangkat dalam salah satu sesi sidang Dewan HAM PBB pada Rabu (13/3) di Jenewa. Isu tersebut disebut cukup mendapat perhatian bukan oleh negara, melainkan oleh tiga LSM atas nama Fransiscan Internasional (FI), Vivat Internasional (VI) dan Geneva for Human Rights (GHR). Hasan menyebut Victor dapat berbicara di forum itu atas nama GHR. Dia menegaskan Victor tidak memiliki organisasi di Jenewa sehingga tak memiliki kapasitas untuk berbicara sebagai pribadi atau kelompoknya.

Hasan menyebut dalam sidang itu Victor hanya bisa berbicara dengan meminjam nama LSM yang sudah memiliki akreditasi di Ecosoc consultative status. Meski begitu, Hasan menegaskan Indonesia tetap menyampaikan pembelaan terhadap pernyataan Victor dalam sidang tersebut. Hasan menjelaskan pada Februari lalu sejumlah LSM internasional, termasuk FI dan Dewan Gereja Dunia, telah mengunjungi Papua. Namun, dia menyatakan KNPB tidak menyinggung soal itu dan malah memanipulasi informasi untuk keuntungan sendiri.

Sumber:
-https://breakingnews.co.id/read/sidang-dewan-ham-pbb-angkat-isu-papua
-https://breakingnews.co.id/read/ri-isu-ham-papua-tak-laku-di-dewan-ham-pbb

Artikel ini hanyalah simpanan cache dari url asal penulis yang berkebarangkalian sudah terlalu lama atau sudah dibuang :

https://phaul-heger.blogspot.com/2019/03/sidang-dewan-ham-pbb-angkat-isu-papua.html

Kempen Promosi dan Iklan
Kami memerlukan jasa baik anda untuk menyokong kempen pengiklanan dalam website kami. Serba sedikit anda telah membantu kami untuk mengekalkan servis percuma aggregating ini kepada semua.

Anda juga boleh memberikan sumbangan anda kepada kami dengan menghubungi kami di sini
Isu Papua Di Sidang Dewan Ham Pbb Ke 40

Isu Papua Di Sidang Dewan Ham Pbb Ke 40

papar berkaitan - pada 14/3/2019 - jumlah : 92 hits
PERS RILISISU PAPUA DI SIDANG DEWAN HAM PBB KE 40 Isu Nduga dan buruknya kebebasan berekspresi Papua diangkat sebanyak tiga kali pada Debat Umum Item 4 tertanggal 13 Maret 2019 dan pada side event tertanggal 7 Maret 2019 yang merupakan rang...
36 Negara Di Dewan Ham Pbb Kutuk Saudi Karena Bunuh Jurnalis Jamal Khasoggi

36 Negara Di Dewan Ham Pbb Kutuk Saudi Karena Bunuh Jurnalis Jamal Khasoggi

papar berkaitan - pada 9/3/2019 - jumlah : 16 hits
Sebuah pernyataan yang dibacakan oleh Islandia atas nama sekelompok negara menyatakan keprihatinan signifikan tentang pelanggaran yang dilaporkan di Arab Saudi dan menuntut keadilan setelah pembunuhan Khashoggi
Presentasi Jubir Internasional Knpb Victor Yeimo Dari Gedung Dewan Ham Pbb Di Acara Side Event

Presentasi Jubir Internasional Knpb Victor Yeimo Dari Gedung Dewan Ham Pbb Di Acara Side Event

papar berkaitan - pada 9/3/2019 - jumlah : 92 hits
Hari ini telah berlangsung Side Event di Gedung Dewan HAM PBB Pertemuan ini diorganisir oleh 10 organisasi termasuk Dewan Gereja Sedunia dan 4 organisasi yang berstatus Ekosop di PBB Hadir sebagai Panelis Peter Prove yang baru saja kembali ...
Anggota Dpr Minta Pemerintah Larang Senator Australia Fraser Anning Masuk Indonesia

Anggota Dpr Minta Pemerintah Larang Senator Australia Fraser Anning Masuk Indonesia

papar berkaitan - pada 17/3/2019 - jumlah : 51 hits
Dia meminta pemerintah Indonesia melarang Fraser masuk ke Indonesia Sebab ucapan Fraser berpotensi memecah belah umat beragama
Sultan Muhammad V Sekali Lagi Curi Perhatian Kali Ini Di Sidang Dewan Kelantan

Sultan Muhammad V Sekali Lagi Curi Perhatian Kali Ini Di Sidang Dewan Kelantan

papar berkaitan - pada 19/3/2019 - jumlah : 61 hits
Istiadat Pembukaan Penggal Kedua Dewan Undangan Negeri Kelantan Ke 14 di Kompleks Kota Darulnaim pada Isnin dibuat dengan cara yang berbeza berbanding kebiasaannya Selain tanpa tanpa istiadat perbarisan Pasukan Kawalan Kehormatan Sultan Kel...
Kor Ming Halau Noh Keluar Dewan Isu Taliban

Kor Ming Halau Noh Keluar Dewan Isu Taliban

papar berkaitan - pada 20/3/2019 - jumlah : 73 hits
Noh Omar KUALA LUMPUR Ahli Parlimen Tanjong Karang Datuk Seri Noh Omar diperintahkan keluar Dewan dan digantung kehadiran selama tiga hari berkuatkuasa hari ini kerana didapati menghina Dewan semalam Menurut Timbalan Yang Dipertua Dewan Rak...
Dewan Rakyat Kecoh Isu Rasuah Pemimpin Parti

Dewan Rakyat Kecoh Isu Rasuah Pemimpin Parti

papar berkaitan - pada 13/3/2019 - jumlah : 66 hits
MALAYSIAKINI Hari pertama persidangan Dewan Rakyat hari ini kecoh seketika apabila Anggota Parlimen Johor Bahru Akmal Nasrullah Mohd Nasir mempersoalkan tentang penyelewengan dalam kalangan pemimpin parti politik Semasa membahaskan usul men...
Hukum Indonesia Tidak Pernah Memihak Kepada Orang Papua

Hukum Indonesia Tidak Pernah Memihak Kepada Orang Papua

papar berkaitan - pada 3/3/2019 - jumlah : 85 hits
KNPNnews Opini Kematian Orang Papua diakibatkan peluru ini belum juga berakhir Mungkinkah di suatu hari kelak tidak ada lagi anak anak negari yang mati karena peluruh yang kejam getir rasanya Peluruh selalu meranpas nyawa orang Papua yang k...
Rosmah Khatam Al Quran Setiap Kali Ramadan Ustaz Ahmad Husam

Meneran Terlalu Kuat Ketika Membuang Air Besar Wanita Ini Hilang Ingatan 10 Tahun

7 Keistimewaan Malam Lailatul Qadar Pada 10 Hari Terakhir Ramadan Dan Amalkan Doa Ini

Berzikir Menggunakan Tangan Kanan

Ucapan Idul Fitri 2019 Kata Kata Mohon Maaf Lahir Batin

Pemimpin Ph Tak Perlu Debat Dengan Seorang Pencuri

Nok Prangat Sikit A K A Reminder Tawaran Khas Ramadhan

Gurau Kasar Nampak



5 Superhero Yang Membawa Mesej Keagamaan Tanpa Segan Silu

7 Fakta Rare Tentang Gunung Berapi Yang Ramai Tak Tahu

5 Perubahan Baru Yang Perlu Dalam Sukan Bola Sepak

Tavolara Dahulunya Negara Terkecil Dunia Yang Dihuni 1 Keluarga Sahaja

Zahnita Minta Berhenti Berangan Ini Kenyataan Balas Neelofa


Hanya Kerana Garu Muka Ketika Memandu Lelaki Didenda

Aroma Wangi Nasi Komok Thailand Nasi Beriani Siam La

Adam Suka Bau Baby

Casio To Release Special Edition Pro Trek Smart

8 Tempat Awesome Wajib Lawat Di Negeri Sembilan

Nasi Kandar Tajuddin Hussain George Town Yang Bukan Biasa Biasa