Pemprov Jabar Pesan Masker Scuba Rp40 Miliar Larangan Baru Datang




 Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar) telah memesan masker scuba senilai Rp40 miliar, namun larangan penggunaannya baru saja datang.


Sayangnya pemesanan tersebut telah dilakukan Pemprov Jabar dengan total jumlah masker yang akan diterima mencapai 8 juta masker. Terlebih dari jutaan masker tersebut terbanyak dipilih model masker scuba yang saat ini ramai pelarangannya.


Terdapat 65 persen masker yang dipesan merupakan model scuba, sedangkan sisanya merupakan campuran dari masker model kain dan masker jenis medis yang dipesan Pemprov Jawa Barat.


Pemesanan masker dalam jumlah besar tersebut, diakui Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Pemprov Jawa Barat Kusmana Hartadi merupakan program yang dijalan pemprov untuk membantu UMKM di Jawa Barat.


Pengadaan masker yang semuanya diproduksi oleh UMKM menjadi program untuk membantu para pengusaha kecil menengah yang tengah mengalami kesulitan akibat kondisi pandemic yang terjadi saat ini.


Menurut Kusmana, meski masker sudah dipesan, namun Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan melakukan koordinasi kepada UMKM yang membuat. Nantinya para pengusaha tersebut akan tetap berjalan memproduksi masker yang telah dipesan.


Jika masker scuba telah diproduksi oleh UMKM maka akan disesuaikan spesifikasinya, namun jika belum dibuat maka akan diminta menyesuaikan dengan penggunaan bahan yang aman dan sesuai spesifikasi.


“Kalau masker belum dibut kita akan minta disesuaikan agar diganti bahannya dengan kain. Namun jika sudah dibuat akan disesuaikan dengan bahan kain, harganya pun sama,” jelas Kusmana.


Proses pembuatan masker akan tetap berjalan, dan Pemprov akan melakukan penyesuaian saja dari penggunaan bahan masker yang dipesan.


“Jangan sampai nanti UMKM yang sudah beli kain dan sudah diberikan kontrak malah bukannya tertolong tapi malah menjadi tambah ambruk, ini menjadi dilema bagi kita,” ujar dia.


Larangan Masker Scuba
WHO melarang scuba karena masker tersebut hanya satu lapis dan berbahan elastis. Sehingga, saat digunakan, pori-pori pada lapisan scuba bakal terbuka. Itulah mengapa, mereka berpendapat, masker itu tak ampuh menangkal penyebaran virus.


Epidemiolog dari Universitas Indonesia atau UI, Syahrizal Syarif mengkritik kebijakan pemerintah yang baru melarang masker scuba belakangan ini. Kata dia, keputusan lambat tersebut membuat masyarakat bingung terutama mereka yang acap mengenakan masker jenis tersebut.


“Sejak awal pandemi, WHO sudah mengimbau agar masyarakat menggunakan masker pabrik, atau masker kain tiga lapis,” ujarnya saat on air di Radio PRFM 107.5 News Channel, dikutip dari Portal Jember, Senin 21 September 2020.


“Lapisan pertama adalah lapisan antiair. Lapisan kedua, adalah lapisan yang terdiri atas bahan yang bisa menyerap cairan. Lapisan ketiga baru bisa berbahan lembut yang tidak bisa menggangu pernafasan,” sambungnya.


Seandainya masker tidak terdiri dari tiga lapisan, Syahrizal menyarankan, masyarakat menggunakan masker yang terdiri dari dua lapis kain. Sebab dengan begitu, penyematan tisu masih bisa dilakukan atau difungsikan sebagai lapisan penyerap.


“Seharusnya pemerintah melarang ini sejak awal pandemi. Saya heran kenapa pemerintah baru ribut sekarang,” kata dia.


Ahli medis sekaligus kandidat PhD di Kobe University, Jepang, Dr. Adam Prabata mengatakan, seandainya ada masyarakat yang masih memiliki dan mengenakan masker jenis scuba, sebaiknya diganti dengan masker kain ataupun medis. Sebab, kedua masker tersebut jauh lebih dianjurkan dan aman digunakan.


“Bahan masker scuba adalah neoprene. Bahan itu merupakan bahan kain sintetik elastis yang sering digunakan sebagai bahan pakaian olahraga,” tulis Adam melalui akun Instagram pribadi.


“Rekomendasi WHO untuk tidak menggunakan masker dari bahan elastis (scuba) ditujukan untuk semua situasi di luar rumah, bukan hanya di KRL saja.”





Artikel ini hanyalah simpanan cache dari url asal penulis yang berkebarangkalian sudah terlalu lama atau sudah dibuang :

https://www.bagibagi.info/2020/09/pemprov-jabar-pesan-masker-scuba-rp40.html

Kempen Promosi dan Iklan
Kami memerlukan jasa baik anda untuk menyokong kempen pengiklanan dalam website kami. Serba sedikit anda telah membantu kami untuk mengekalkan servis percuma aggregating ini kepada semua.

Anda juga boleh memberikan sumbangan anda kepada kami dengan menghubungi kami di sini
Who Sejak Awal Larang Masker Scuba Kok Pemerintah Baru Bilang Sekarang

Who Sejak Awal Larang Masker Scuba Kok Pemerintah Baru Bilang Sekarang

papar berkaitan - pada 22/9/2020 - jumlah : 258 hits
Baru baru ini pemerintah mulai melarang penggunaan masker jenis scuba dan buff di tempat tempat umum Kebijakan itu kemudian menuai polemik lantaran disebut sebut sudah terlalu telat Badan Kesehatan Dunia atau WHO sejak awal pandemi sudah me...
Pemulihan Ekonomi Pemprov Jabar Berikan Bantuan Rp 60 5 Miliar Ke Pemkab Bogor

Pemulihan Ekonomi Pemprov Jabar Berikan Bantuan Rp 60 5 Miliar Ke Pemkab Bogor

papar berkaitan - pada 25/9/2020 - jumlah : 236 hits
Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan mengatakan Gubernur Ridwan Kamil meminta 23 kota kabupaten di Jawa Barat untuk mendukungnya dalam penggunaan dana pinjaman itu sebagai dana talangan
Larangan Masker Scuba Bikin Pedagang Masker Resah Warga Pakai Masker Salah Tidak Pakai Juga Salah

Larangan Masker Scuba Bikin Pedagang Masker Resah Warga Pakai Masker Salah Tidak Pakai Juga Salah

papar berkaitan - pada 21/9/2020 - jumlah : 430 hits
Menggunakan masker di tengah pandemi merupakan keharusan untuk memutus penularan Covid 19 atau virus corona Namun kini beredar imbauan dari pemerintah pusat untuk tidak mengenakan masker jenis scuba Masker jenis scuba itu dinilai kurang efe...
Masker Scuba Dianggap Tak Aman Pemerintah Akhirnya Tetapkan Aturan Sni Buat Masker Kain

Masker Scuba Dianggap Tak Aman Pemerintah Akhirnya Tetapkan Aturan Sni Buat Masker Kain

papar berkaitan - pada 28/9/2020 - jumlah : 232 hits
Pemerintah akhirnya menetapkan SNI atau Standar Nasional Indonesia untuk masker kain setelah proses perumusan selama lima bulan Dengan adanya SNI masker kain ini polemik soal kelayakan masker seperti jenis scuba atau buff seharusnya tak lag...
Pemprov Jabar Belum Akan Ikuti Dki Terapkan Psbb Total

Pemprov Jabar Belum Akan Ikuti Dki Terapkan Psbb Total

papar berkaitan - pada 10/9/2020 - jumlah : 282 hits
Daerah yang berbatasan langsung dengan DKI Jakarta tersebut adalah Kabupaten Bogor Kota Bogor Kota Depok Kabupaten Bekasi dan Kota Bekasi Mereka masih menerapkan PSBB proporsional hingga 29 September 2020 mendatang
Kpu Usulkan Perppu Baru Pilkada Atur Larangan Kerumunan Massa Saat Kampanye

Kpu Usulkan Perppu Baru Pilkada Atur Larangan Kerumunan Massa Saat Kampanye

papar berkaitan - pada 18/9/2020 - jumlah : 246 hits
Iya salah satu alternatif dengan menambah larangan kampanye yang mengakibatkan kerumunan serta dalam pemungutan dan penghitungan suara kata Viryan
Satgas Covid 19 Masker Scuba Buff Terlalu Tipis Bisa Tembus Droplet

Satgas Covid 19 Masker Scuba Buff Terlalu Tipis Bisa Tembus Droplet

papar berkaitan - pada 15/9/2020 - jumlah : 309 hits
Selain tipis masker scuba atau masker buff juga mudah ditarik Ini menyebabkan pengguna sering menarik masker ke dagu
Penggunaan Energi Terbarukan Di Indonesia Baru 19 5 Persen Dari Target 23 Persen

Penggunaan Energi Terbarukan Di Indonesia Baru 19 5 Persen Dari Target 23 Persen

papar berkaitan - pada 16/9/2020 - jumlah : 272 hits
Memenuhi target tersebut tidak cukup hanya dengan mengimplementasikan dan mengubah pemakaian listrik tenaga fosil menjadi energi terbarukan Sebab jika pun hal itu dilakukan tetap tidak akan memenuhi target yang telah ditetapkan
Raja Muda Selangor Titah Mangsa Kebakaran Ditempat Di Lokasi Lebih Selesa

Siasat Terperinci Dijalankan

Eplacement Kkm Tarikh Baru Permohonan 2025

Cidb Retracts Statement On Putra Heights Blast Findings

Kebakaran Putra Heights Punca Kronologi Perkembangan Terkini

Turning Your Startup Dream To Reality

Makluman Mangsa Insiden Kebakaran Saluran Paip Gas Di Putra Heights Telah Menerima Rawatan Yang Sewajarnya Dari Kkm

Gempa Myanmar Penyelamat M Sia Keluarkan Seorang Mangsa Masih Hidup


echo '';
Info Dan Sinopsis Drama Berepisod Dendam Seorang Madu Slot Tiara Astro Prima

10 Fakta Biodata Amira Othman Yang Digosip Dengan Fattah Amin Penyanyi Lagu Bila Nak Kahwin

5 Tips Macam Mana Nak Ajak Orang Kita Suka Dating Dengan Kita

Info Dan Sinopsis Drama Berepisod Keluarga Itu Slot Lestary TV3

Bolehkah Manusia Transgender Mencapai Klimaks Selepas Bertukar


Tolong Fikir Sebelum Ikut Trend Ustazah Asma

From Traditional Tobacco To Modern Mint The Future Of Nicotine Lies In These Pouches

Audisi Theblacklabel Taeyang Ros Di Malaysia Bulan Mei

Discover Your New Work Ally Hp S Ai Driven Collection

Simple Resipi Daging Goreng Kunyit Bahan A Kg Daging

Pu Riz Tegur Netizen Buat Trend Aku Berlutut Tidak Akan Tak Boleh Ambil Ringan Jangan Gurau Perkara Yang Dilarang