Press Release Dewan Adat Mbaham Matta Fakfak


DEWAN ADAT MBAHAM MATTA FAKFAKPRESS RELEASE

Sehubungan dengan Aksi Damai Masyarakat Fakfak yang tergabung dalam Forum Anti Kekerasan dan Rasis Mbaham Matta Fakfak  pada hari Rabu, 21 Agustus 2019, maka dengan ini kami menyampaikan Press Release kami sebagai berikut :

1. Bahwa kami sesuai Undang – undang Nomor 40 Tahun 2008 melakukan aksi damai ini akibat  Ujaran Diskriminasi rasial kepada Orang Papua sehingga kami meminta semua Keluarga Nusantara di Fakfak untuk menahan diri tidak terpancing oleh propaganda pihak tertentu yang menghasut dan mengadu domba kerukunan dan kebersamaan hidup masyarakat Fakfak yang tinggi toleransi adat dan beragama ini dengan propaganda hoaks dan isu – isu yang meresahkan.

2. Kami tegaskan Bahwa Dewan Adat Mbaham Matta Fakfak bersama Forum Anti Kekerasan dan Rasis Kabupaten Fakfak tidak MELAKUKAN atau bahkan MENGINSTRUKSIKAN untuk pembakaran Fasilitas Publik yakni PASAR sesuai prinsip Aksi Damai ini, karena Masa Aksi Hanya Melakukan aksi di tempat yakni Depan Kantor Dewan Adat Fakfak yang terblokade oleh aparat TNI/Polri dan pembakaran pasar ini terjadi saat masa aksi di blokade oleh Aparat TNI/Polri. Kami sadar penuh bahwa Pasar Thumburuni fakfak adalah roda ekonomi kita bersama.


3. Kami mengutuk keras Pelaku Pembakaran Rumah Adat Mbaham Matta Fakfak yang dilakukan oleh Aparat TNI/Polri dan Oknum Aparat TNI/Polri yang berpakaian SIPIL serta Pemuda yang diberikan Minuman keras dan di fasilitasi alat tajam, kami meminta para pelaku segera di usut danditangkap sesuai prinsip hukum yang berlaku bagi keadilan.


4. Meminta Presiden Joko Widodo, mengintruksikan Panglima TNI dan Kapolri untuk mengganti Dandim dan Kapolres Fakfak atas keterlibatan skenario konflik yang dibangun oleh mereka sehingga menimbulkan keresahan bagi masyarakat Fakfak, karena adanya keterlibatan Oknum anggota TNI/Polri yang berpakaian sipil dalam kericuhan yang di picu oleh Aparat  ini yang mengorbankan masyarakat Fakfak serta penggunaan peluru tajam dalam Aksi Damai ini.

5. Bahwa sesuai surat pemberitahuan aksi dan dibalas dengan surat dari kepolisian untuk berkordinasi di Hotel Grand Fakfak dalam rangka Aksi Damai telah kami lakukan sesuai prosedur. Oleh karena itu kami menyesali sikap aparat TNI/Polri yang tidak NETRAL dan tindakan berlebihan Aparat TNI/Polri dalam penanganan masa aksiserta adanyamobilisasi dan provokasi langsung Oknum Anggota TNI/POLRI  kepada beberapa Pemuda yang telah diberi Minuman Keras dan dipersenjatai alat tajam untuk melakukan penyerangan terhadap masa aksi damai ini, agar pelaku penikaman segera di tangkap dan meminta Propam Polri dan POM TNI menyelidiki keterlibatan Oknum Aparat TNI/Polri dan di tindak tegas secara transparan dan akuntabel.


6. Meminta Kepada Komnas HAM, KONTRAS,ELSHAM, Peace Brigade International, Palang Merah Internasional Jakarta dan Amnesti Internasional di Jakarta untuk turun ke Fakfak melakukan Investigasi Darurat Kemanusiaan dan Kejahatan Negara( State Crime ) di Kabupaten Fakfak akibat Konflik yang di tenggarai oleh Aparat TNI/Polri dan Oknum Aparat TNI/Polri yang berpakaian Sipil.

7. Mendesak Menkopolhukam untuk meresponi kondisi Fakfak dengan berkordinasi bersama Forkompimda Propinsi Papua Barat dan Kabupaten Fakfak untuk membangun rekonsiliasi pasca Konflik ini sebagai mitigasi konflik berkelanjutan.

Fakfak, 23 Agustus 2019

Sir Zet Gwasgwas
Ketua Dewan Adat Mbaham Matta Fakfak/Penanggung Jawab Aksi Damai



Artikel ini hanyalah simpanan cache dari url asal penulis yang berkebarangkalian sudah terlalu lama atau sudah dibuang :

https://phaul-heger.blogspot.com/2019/08/press-release-dewan-adat-mbaham-matta.html

Kempen Promosi dan Iklan
Kami memerlukan jasa baik anda untuk menyokong kempen pengiklanan dalam website kami. Serba sedikit anda telah membantu kami untuk mengekalkan servis percuma aggregating ini kepada semua.

Anda juga boleh memberikan sumbangan anda kepada kami dengan menghubungi kami di sini
Fakfak 1 Korban Dan Kantor Dewan Adat Dibakar Barisan Merah Putih

Fakfak 1 Korban Dan Kantor Dewan Adat Dibakar Barisan Merah Putih

papar berkaitan - pada 21/8/2019 - jumlah : 330 hits
Fakfak Barisan merah putih berulah ketika aparat menembak gas air mata dalam membubarkan massa yang berkumpul di Kantor Dewan Adat Mbaham Matta Fakfak merekapun ikut merangsek Selanjutnya kantor Dewan Adat yang menjadi simbol masyarakat ada...
Redam Situasi Tni Polri Tokoh Adat Ajak Dialog Pendemo Di Fakfak Papua Barat

Redam Situasi Tni Polri Tokoh Adat Ajak Dialog Pendemo Di Fakfak Papua Barat

papar berkaitan - pada 21/8/2019 - jumlah : 205 hits
Saat ini personel yang menjaga situasi di Papua Barat juga ditambah Setidaknya terdapat 12 Satuan Setingkat Kompi dari berbagai Polda seperti Polda Sulsel Sulteng Maluku NTB dan Kaltim
Alasan Jokowi Pakai Baju Adat Bali Di Hut Ke 74 Ri

Alasan Jokowi Pakai Baju Adat Bali Di Hut Ke 74 Ri

papar berkaitan - pada 17/8/2019 - jumlah : 347 hits
Kita kan sudah 5 tahun ini sudah ganti ganti dulu pernah Aceh Sumatera Barat pernah Kalimantan Selatan pernah Sunda Jawa Betawi Kemudian ke sana Bali Sasak Bugis kata Jokowi
Hut Ke 74 Ri Jokowi Pakai Baju Adat Bali Dan Iriana Dari Tapanuli Utara

Hut Ke 74 Ri Jokowi Pakai Baju Adat Bali Dan Iriana Dari Tapanuli Utara

papar berkaitan - pada 17/8/2019 - jumlah : 450 hits
Jokowi mengenakan baju adat Klungkung lengkap dengan kain batik sebagi bawahan dan penutup kepala
Jokowi Pakai Baju Adat Sasak Ntb Di Pidato Kenegaraan

Jokowi Pakai Baju Adat Sasak Ntb Di Pidato Kenegaraan

papar berkaitan - pada 16/8/2019 - jumlah : 447 hits
Dalam suku Sasak Baju Pegon merupakan pakaian adat suku sasak yang mendapat pengaruh dari Suku Jawa dengan mengadopsi model jas eropa Baju Pegon memiliki lambang keanggunan dan kesopanan
Tarian Adat Sambut Tamu Undangan Hut Ke 74 Ri Di Istana Negara

Tarian Adat Sambut Tamu Undangan Hut Ke 74 Ri Di Istana Negara

papar berkaitan - pada 17/8/2019 - jumlah : 247 hits
Panitia sengaja menyuguhkan tarian ini untuk para tamu undangan yang tengah menunggu kedatangan bendera pusaka
Cantiknya Cut Meyriska Dalam Prosesi Adat Berinai

Cantiknya Cut Meyriska Dalam Prosesi Adat Berinai

papar berkaitan - pada 17/8/2019 - jumlah : 273 hits
Serangkaian prosesi adat dilakukan oleh Cut Meyriska dan Roger Danuarta jelang hari pernikahannya Usai melakukan siraman mereka melakukan prosesi adat malam berinai
6 Mitos Larangan Pernikahan Dalam Adat Jawa Dari Weton Hingga Letak Rumah Hmm Kamu Percaya

6 Mitos Larangan Pernikahan Dalam Adat Jawa Dari Weton Hingga Letak Rumah Hmm Kamu Percaya

papar berkaitan - pada 14/8/2019 - jumlah : 281 hits
Pacaran lima tahun jatuh bangun bersama eh kesandung weton dan gagal nikah Ada yang pernah jadi korban mitos begini
Lirik Lagu Cukup Kita Ayu Damit Emeer Bakri

Raya Era Digital

Big Wins At Home The New Era Of Online Gaming With Pakgames

Ipank Apakah Itu Cinta Chord

Silap Faham Lagi Bahaya Dari Tidak Faham

Taniah Kpm Yb Menteri Fadlina Sidek Macam Ni La Bertindak Tak Payah Baik Sangat Dengan Kaki Fitnah

This Lavish Harley Davidson Street Bob Is Peak Rough Crafts

Internet Impact On Fiction Writers Share Their Insights


echo '';
Info Dan Sinopsis Drama Berepisod Dendam Seorang Madu Slot Tiara Astro Prima

10 Fakta Biodata Amira Othman Yang Digosip Dengan Fattah Amin Penyanyi Lagu Bila Nak Kahwin

5 Tips Macam Mana Nak Ajak Orang Kita Suka Dating Dengan Kita

Info Dan Sinopsis Drama Berepisod Keluarga Itu Slot Lestary TV3

Bolehkah Manusia Transgender Mencapai Klimaks Selepas Bertukar


Grief Understanding The Journey After Loss In Life

Black Experiences In Switzerland A New Perspective

Pet Care For Ameraucana Chickens From Hatchlings To Happy Hens

Learn Sign Language Unlocking The World Of Visual Communication

Kelantan Potong Kereta Dengan Aksi Wheelie 2 Remaja Maut

Frightening Panther Assault Leaves Lorry Driver Severely Injured Near Seremban