Pemimpin Agama Agama Dunia Kutuk Penindasan Di Uighur


Para pemimpin agama dari seluruh dunia baru-baru ini bersatu dan mengecam penindasan brutal China terhadap minoritas Muslim Uighur.
Pemimpin dari setidaknya 40 kelompok keagamaan tersebut menuntut China untuk menghentikan potensi genosida terhadap Uighur dan Muslim lainnya di China.
Bahkan, mengutip Daily mail, Ahad (9/8), para pemimpin agama itu menyebut, kejadian di Uighur berpotensi menjadi tragedi menakutkan sejak Holocaust.
Beberapa yang cukup lantang menyuarakan keresahan Muslim Uighur selain dari pemimpin Muslim adalah Mantan Uskup Agung Canterbury Rowan Williams, Rabbi Julia Neuberger serta perwakilan Dalai Lama di Eropa.
Dalam prosesnya, mereka mendukung pernyataan bersama yang mengutuk rezim komunis di Beijing mengenai penindasan pada Muslim Uighur.
Terlebih, dalam pernyataan bersama itu, mereka menyatakan bahwa ada tujuan yang terlihat jelas dari otoritas China untuk memberantas identitas Uighur.
‘’Setidaknya satu juta orang Uighur dan Muslim lainnya di China ditahan di kamp penjara dan menglamii kelaparan, penyiksaan, pembunuhan, kekerasan seksual, kerja paksa hingga ekstraksi organ secara paksa,’’ ungkap para pemimpin itu.
Mereka menambahkan, di luar kamp konsentrasi, kebebasan dasar beragama Uighur juga ditolak.
Selain dari masjid yang dihancurkan, memisahkan anak dari keluarganya, serta larangan shalat, puasa dan kepemilikan Alquran.
Menurut laporan, sebagian besar Muslim Uighur tinggal di provinsi Xinjiang.
Menanggapi itu, Presiden garis keras China Xi Jinping langsung meningkatkan penindasan dan langkahnya dengan dalih memerangi terorisme.
Upaya itu telah dijalankan pemerintahannya sejak dia mulai memimpin pucuk kekuasaan China pada 2012 lalu.
Terlepas dari bukti kuat bahwa satu juta orang Uighur telah ditahan di kamp-kamp penahanan selama beberapa tahun terakhir, pemerintah China menggambarkan klaim tersebut sebagai ungkapan tidak mendasar.
Namun demikian, dalam sebuah laporan akademis pada Juni lalu, ada klaim bahwa Beijing telah melancarkan kampanye sterilisasi paksa atau pengendalian kelahiran terhadap wanita Uighur di usia subur.
Sontak, hal itu mendorong seruan agar PBB meluncurkan penyelidikan.
Tetapi, koalisi para pemimpin agama yang mengutuk tindakan pemerintah China itu, juga menuduh para pemimpin dunia telah gagal bertindak dan menyimpulkan kasus sebenarnya.
Sumber: republika.co.id


Artikel ini hanyalah simpanan cache dari url asal penulis yang berkebarangkalian sudah terlalu lama atau sudah dibuang :

https://islamidia.com/pemimpin-agama-agama-dunia-kutuk-penindasan-di-uighur/

Kempen Promosi dan Iklan
Kami memerlukan jasa baik anda untuk menyokong kempen pengiklanan dalam website kami. Serba sedikit anda telah membantu kami untuk mengekalkan servis percuma aggregating ini kepada semua.

Anda juga boleh memberikan sumbangan anda kepada kami dengan menghubungi kami di sini
Dua Kardinal Asia Bergabung Bersama Pemimpin Agama Dunia Minta China Akhiri Kejahatan Terhadap Muslim Uighur

Dua Kardinal Asia Bergabung Bersama Pemimpin Agama Dunia Minta China Akhiri Kejahatan Terhadap Muslim Uighur

papar berkaitan - pada 16/8/2020 - jumlah : 107 hits
Dua kardinal Asia bergabung dengan 74 pemimpin agama lainnya dalam pernyataan tertulis yang mengutuk perlakuan pemerintah China terhadap Uyghur Uskup Agung Jakarta Kardinal Ignatius Suharyo dan Uskup Agung Yangon Kardinal Charles Maung Bo m...
Pemimpin Ikhwan Muslimin Essam El Erian Meninggal Dunia

Pemimpin Ikhwan Muslimin Essam El Erian Meninggal Dunia

papar berkaitan - pada 14/8/2020 - jumlah : 145 hits
KAHERAH 23 Zulhijjah 1441H Khamis Pemimpin terkenal gerakan Ikhwan Muslimin Essam El Erian dilaporkan meninggal dunia hari ini di Penjara Scorpion selatan Kaherah pada usia 66 tahun lapor Middle East Monitor MEMO yang memetik media temp
Kematian Akibat Covid 19 Di Ri Belum Bisa Ditekan Masih Di Atas Rata Rata Dunia

Kematian Akibat Covid 19 Di Ri Belum Bisa Ditekan Masih Di Atas Rata Rata Dunia

papar berkaitan - pada 11/8/2020 - jumlah : 33 hits
Meski ini bukan kabar gembira Wiku berharap semua pihak bekerja sama untuk menekan kasus kematian Terutama pelayanan kesehatan untuk bekerja keras menangani pasien Covid 19
Innalillahi Walikota Banjarbaru Meninggal Dunia Akibat Covid 19 Sebelum Meninggal Bilang Jangan Anggap Enteng Corona

Innalillahi Walikota Banjarbaru Meninggal Dunia Akibat Covid 19 Sebelum Meninggal Bilang Jangan Anggap Enteng Corona

papar berkaitan - pada 10/8/2020 - jumlah : 58 hits
Wali Kota Banjarbaru Kalimantan Selatan Nadjmi Adhani meninggal dunia akibat virus corona Senin dini hari Ia meninggal setelah dua pekan dirawat di RS Umum Ulin Banjarmasin Saat dirawat Nadjmi sempat memberikan pesan pesannya ke masyarakat ...
Positif Covid 19 Wali Kota Banjarbaru Meninggal Dunia

Positif Covid 19 Wali Kota Banjarbaru Meninggal Dunia

papar berkaitan - pada 10/8/2020 - jumlah : 69 hits
Kabar duka datang dari Kota Banjarbaru Kalimantan Selatan Setelah berjuang selama lima belas hari menjalani perawatan intensif di ruang isolasi RSUD Ulin Banjarmasin Wali Kota Banjarbaru Nadjmi Adhani yang positif COVID 19 itu meninggal dun...
Per 10 Agustus Kesembuhan Covid 19 Ri Sama Dengan Dunia

Per 10 Agustus Kesembuhan Covid 19 Ri Sama Dengan Dunia

papar berkaitan - pada 11/8/2020 - jumlah : 35 hits
Dari data tersebut Wiku menyebut kesembuhan Covid 19 di Indonesia sama dengan dunia yang mencapai 64 7 persen
Hiburan Bapa Afdlin Shauki Meninggal Dunia Selepas Pembedahan

Hiburan Bapa Afdlin Shauki Meninggal Dunia Selepas Pembedahan

papar berkaitan - pada 11/8/2020 - jumlah : 295 hits
Mengesahkan bapanya Aksan Abu Bakar telah menghembuskan nafas yang terakhir pada jam 2 57 pagi tadi pelakon dan pelawak Datuk Afdlin Shauki mengesahkan bapanya neninggal dunia selepas menjalani satu pembedahan di HUKM Cheras semalam Afdlin ...
Benarkah Rusia Telah Menjumpai Vaksin Covid 19 Pertama Di Dunia

Benarkah Rusia Telah Menjumpai Vaksin Covid 19 Pertama Di Dunia

papar berkaitan - pada 12/8/2020 - jumlah : 152 hits
Media antarabangsa melaporkan bahawa Rusia mengumukan telah mendaftarkan vaksin COVID 19 biarpun terdapat gesaan supaya tidak berbuat demikian sehingga ujian klinikal selesai Benarkah Rusia Telah Menjumpai Vaksin Covid 19 Pertama Di Dunia M...
3 Tahun Keluar Aoa Choa Kembali Ke Dunia Seni Dengan Runut Bunyi Drama To All The Guys Who Loved Me

3 Tahun Keluar Aoa Choa Kembali Ke Dunia Seni Dengan Runut Bunyi Drama To All The Guys Who Loved Me

papar berkaitan - pada 10/8/2020 - jumlah : 119 hits
Selepas meninggalkan AOA pada tahun 2017 atas alasan masalah kesihatan seperti insomnia dan kemurungan Cho A nampaknya lebih senang menyepikan diri daripada gemerlapan dunia seni Walaupun begitu ramai yang perasan bahawa penyanyi yang mende...
Selalu Rasa Sakit Sakit Badan Dr Rizal Kongsikan Cara Buat Air Aloe Vera 3 Bahan

Makcik Tu Tanya Sekali Dengan Tunai Ka Jawablah Ya Atau Tidak

17 Adegan Diperagakan Tersangka Penusuk Syekh Ali Jaber Warga Geleng Kepala Kok Sadar Katanya Gila

Saya Abah Paling Popular Muhyiddin Video

Terjadi Lagi Dana Bantuan Untuk Warga Miskin Di Kota Tangerang Dikorupsi

Buang Dan Tinggal Rakyat Malaysia Pengotor

Playstation 5 Launch Sets Up Xbox Head To Head

Bahaya Punca Kematian Tidur Dalam Kereta Take Note Guys



Penemuan Mengejutkan Bukti Kewujudan Hidupan di Planet Zuhrah

Info Dan Sinopsis Drama Kampung People 2 Musim 2 Slot Lestary

Bagaimana EA Tentukan Skor Setiap Pemain Dalam Siri FIFA

Kisah Pesakit Covid 19 Yang Masih Belum Sembuh Selepas 6 Bulan

5 Tragedi Kehilangan Individu Secara Misteri Dari Kapal Pesiaran


Huggies Memperkenalkan Huggies Dry Pants Serba Baru Dengan Inovasi Dry Xpert Channel Menggunakan Augmented Reality

Petua Kurangkan Rambut Gugur Secara Rawatan Tradisional Dan Semulajadi Dengan Avco D Aura

Terjah Ke Eye Pro Vision Kedai Cermin Mata Viral No 1 Malaysia Bersama Rakan Sepejabat

Selamat Hari Malaysia

Silterra Selling Local Or Foreign Where Is Khazanah S National Objective

Perihal Belacan