Nuh Jangan Lakukan Itu Anakku Sayang




Kanaan tengah berenang di laut sambil berkata: "Tidak, aku tak perlukan kapal dari musuhku Nuh.""Ayuhlah kemari!" teriak Nuh, "Duduklah di kapal bapakmu, anak bodoh, agar engkau tak tenggelam di lautan."
"Tidak!" jawab Kanaan, "Aku telah belajar berenang. Aku telah menyalakan lilin lain selain lilinmu."
"Berhati-hatilah, jangan lakukan hal ini! Ombak yang datang hari ini akan membawa banjir besar. Tangan, kaki dan kemampuan berenang tak akan ada ertinya hari ini. Ini adalah bencana dari kemarahan-Nya, sebuah goncangan yang akan memadamkan semua lilin. Hanya lilin-Nya-lah yang akan bertahan abadi."
"Tidak!" jawab Kanaan, "Aku akan pergi ke gunung yang tinggi. Ia akan melindungiku dari segala bahaya."
"Berhati-hatilah, jangan lakukan hal itu! Gunung itu saat ini hanyalah bagaikan jerami. Tuhan hanya akan melindungi orang-orang yang dicintai-Nya."
"Sejak bilakah aku pernah mendengarkan nasihatmu, hingga engkau begitu yakin kali ini aku akan mendengarkanmu?" tanya Kanaan, "Kata-katamu tak pernah aku hiraukan. Aku berlepas darimu, dari hari ini dan hari yang akan datang."
"Berhati-hatilah, jangan lakukan itu anakku sayang. Ini bukanlah harinya untuk bersikap acuh. Tuhan tidaklah berkeluarga, Dia pun tak mempunyai pasangan. Hingga hari ini engkau selalu bersikap tak peduli; tapi hari ini adalah hari di mana Allah tak peduli. Keacuhan siapakah yang dapat memecahkan kedinginan dalam pengadilan Allah? Dalam keabadian Dia tak berawal; Dia tak berayah, tak beranak dan tak berpaman. Lalu bagaimana mungkin Ia akan menderita karena keacuhan seorang anak? 
Bagaimana Ia akan mendengarkan keacuhan seorang Ayah? ‘Aku tak berawal’ sabda Allah. 'Hai orang tua, janganlah berbangga. Karena Aku adalah Yang Tak Berawal; hai anak muda, janganlah berjalan dengan sombong. Aku bukanlah seorang suami, kerana hasrat tak ada dalam Diriku; hai wanita buanglah segala keacuhan.’ Dalam hadirat-Ku tak ada yang berharga selain rasa rendah hati, penghambaan dan penyerahan diri.’"
"Engkau telah mengatakan hal ini selama bertahun-tahun Ayahku," kata Kanaan, "Dan kini engkau mengulanginya lagi. Engkau telah gila dan hilang akal. Engkau telah mengatakan hal yang sama pada ramai orang, dan engkau telah menerima banyak jawapan yang menyakitkan hati! Tapi kata-katamu yang sakit itu tak pernah memasuki telingaku, apatah lagi sekarang, saat aku telah menjadi orang yang bijak dan berkuasa."
"Apa ruginya bagimu, anakku, jika kali ini engkau mengikuti nasihat ayahmu?"
Nabi Nuh terus saja menasihati anaknya dengan lembut, yang selalu ditolak anaknya dengan kata-kata yang kasar. Sang ayah terus saja menasihati anaknya tanpa lelah; tapi tak satupun yang masuk ke telinganya. Saat mereka sedang berdebat, tiba-tiba datanglah sebuah ombak besar yang menghempas Kanaan dan menghancurkan kepalanya hingga berkeping-keping

"Wahai raja segala raja," ratap nabi Nuh, "Keledaiku telah mati, dan air-Mu telah menghempas semua hartaku. Bukankah Engkau telah berjanji padaku bahwa 'Keluargamu akan terselamatkan dari banjir ini.’ Aku adalah orang yang sederhana, dan aku telah meletakkan harapanku pada janji-Mu; lalu mengapa kini bencana-Mu merampas apa yang kumiliki?"
Tuhan berfirman, "Dia bukanlah keluarga dan saudaramu. Tak lihatkah engkau bahwa warnamu putih dan dia biru?"
"Aku tak mempunyai apa pun," kata Nuh, "selain dari esensi-Mu. Orang yang telah mati di dalam-Mu sesunguhnya adalah Diri-Mu sendiri. Dan Engkau mengetahui keadaan diriku terhadap-Mu: dua puluh kali lebih memerlukan-Mu daripada padang rumput yang memerlukan hujan, aku hidup melalui-Mu, bergembira melalui-Mu, seorang miskin yang diberi makan tanpa perantara, tak tersatukan dan tak terpisahkan--wahai Yang Maha Sempurna--tanpa kualiti, tanpa penjabaran dan tanpa penyebab. Kami adalah ikan dan Engkau adalah Lautan kehidupan; dengan kurnia-Mu Kami hidup wahai Tuhan yang mempunyai Asma-asma Yang Agung. Wahai Tuhan Yang Karya-Nya tak terfikirkan oleh siapa pun; Tuhan yang berkarya tanpa penyebab. Sebelum dan sesudah banjir ini, aku menyerahkan hidupku dalam keadaan apa pun pada-Nya; dengan-Mu-lah aku pernah bercakap-cakap, bukan dengan manusia, wahai yang menciptakan percakapan dahulu dan yang akan datang. Bukankah seorang pencinta selalu terikat pada reruntuhan rumah kekasihnya? Dari luar ia tampak mengacuhkan bangunan roboh itu; tetapi kepada siapakah ia selalu melantunkan puji-pujiannya? Puji syukur ke hadirat-Mu, yang telah menghancurkan segala perantara dari kejahatan, kerana perantara itulah yang membawa kejahatan, bersuara bagaikan ratapan atau gaung. Aku menganggap kehancuran semacam itu bagaikan sebuah jawapan balik, bagaikan gunung, dengan gaungnyalah aku dapat mendengar nama-Mu lebih keras, kerana aku telah jatuh hati dengan nama-nama-Mu yang menyegarkan jiwa. Dengan alasan itu pulalah setiap nabi sangat mencintai gunung-gunung, agar dapat mendengar nama-Mu lebih keras; tetapi di setiap lembah dari gunung-gunung itu hanya dapat memuat seekor tikus, bukan manusia, sebagai tempat berhenti. Kerana ketika aku berbicara tak ada yang menyahut, dan napas dari suaraku tak menghasilkan gaung. Tinggalkanlah ia di bumi; jangan tercampurkan; remukkanlah ia dibawah kakimu!"
Tuhan berkata, "Hai Nuh, jika engkau mahu, Aku akan meremukkan mereka semua dan membangkitkannya dalam debu. Aku tak ingin hatimu terluka dek Kanaan, tetapi aku sedang menunjukkan padamu kedudukan jiwa mereka yang sebenarnya."
"Tidak, tidak," tangis Nuh, "Aku mengetahui bahwa Engkau seharusnya juga menenggelamkanku jika Engkau menghendaki. Setiap detik dari tenggelamnya diriku adalah kebahagiaan bagiku. Perintah-Mu adalah jiwaku; dan kuhargai seperti hidupku sendiri. Aku tak melihat pada manusia lain; kerana aku menganggapnya sebagai perwujudan dari diri-Mu, tetapi Engkaulah yang menjadi perhatian utamaku. Dalam keadaan susah dan senang aku jatuh cinta pada karya-Mu; bagaimana aku dapat bertindak bagaikan seorang bodoh yang mencintai sesuatu yang lain yang sebenarnya tak ada?"
Berbahagialah orang yang di mabuk cinta dengan karya-karya-Nya ; seorang kafir adalah mereka yang mabuk cinta oleh sesuatu yang sebenarnya tak ada

(Maulana Jalaludin Rumi)

Artikel ini hanyalah simpanan cache dari url asal penulis yang berkebarangkalian sudah terlalu lama atau sudah dibuang :

http://web-scents.blogspot.com/2014/05/nuh-jangan-lakukan-itu-anakku-sayang.html

Kempen Promosi dan Iklan
Kami memerlukan jasa baik anda untuk menyokong kempen pengiklanan dalam website kami. Serba sedikit anda telah membantu kami untuk mengekalkan servis percuma aggregating ini kepada semua.

Anda juga boleh memberikan sumbangan anda kepada kami dengan menghubungi kami di sini
Sayang Itu Subjektif Bukan Objektif

Sayang Itu Subjektif Bukan Objektif

papar berkaitan - pada 11/11/2021 - jumlah : 19 hits
Hari ini ada exam ecology di FSPU Semalamnya ada exam Construction which is aku rasa betul betul loser semalam Orang lain keluar dengan muka gembira aku keluar dengan bermuka durja Ah biarkan saja yang lepas lepas tak usah disebut lagi Buan...
Jangan Kurung Pas Dalam Muafakat Parti Itu Akan Berusaha Jadi Penentu Pada Pru15 Nanti

Jangan Kurung Pas Dalam Muafakat Parti Itu Akan Berusaha Jadi Penentu Pada Pru15 Nanti

papar berkaitan - pada 6/11/2021 - jumlah : 108 hits
KUALA TERENGGANU Datuk Seri Hj Abdul Hadi Awang tidak mahu kerjasama yang mengekang PAS daripada mencapai matlamat politiknya mengatakan parti itu mesti berusaha untuk sekurang kurangnya menjadi penentu pada PRU Presiden PAS itu dalam ucapa...
Bab Membesarkan Anak Tiada Ibu Gagal Cuma Allah Bagi Ujian Itu Dia Sayang Kita

Bab Membesarkan Anak Tiada Ibu Gagal Cuma Allah Bagi Ujian Itu Dia Sayang Kita

papar berkaitan - pada 7/11/2021 - jumlah : 119 hits
Bila tengok orang struggle besarkan anak jangan ringan mulut mengata tapi ringankan tulang tolong apa yang patut Ada ibu yang Allah anugerahkan cahaya mata yang mudah dijaga Periang tak meragam mudah ketawa dan pandai main sendiri Ada juga ...
Tidak Boleh Itu Jangan Dibuat

Tidak Boleh Itu Jangan Dibuat

papar berkaitan - pada 21/11/2021 - jumlah : 112 hits
TIDAK BOLEH ITU JANGAN DIBUATDengan nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Pengasih Assalammualaikum wbtHarum sungguh daun pandanHijau pekat penyejuk mataJangan dibanding sepadan tidak sepadanJodoh itu aturan Maha PenciptaPokok kari tumbuh ...
Jangan Lakukan 24 Perkara Ini Dalam Hidup Anda

Jangan Lakukan 24 Perkara Ini Dalam Hidup Anda

papar berkaitan - pada 11/11/2021 - jumlah : 23 hits
Di sini disenaraikan 24 Perkara Dalam Hidup yang JANGAN anda lakukan Diambil dari Ustaz Don Sila baca 1 Jangan sengaja lewatkan solat Perbuatan in tidak disukai oleh ALLAH s w t 2 Jangan masuk ke bilik air tanpa memakai alas kaki Dikhuatiri...
Bagaimana Sih Hukum Gambar Itu

Bagaimana Sih Hukum Gambar Itu

papar berkaitan - pada 12/11/2021 - jumlah : 32 hits
Manusia yang paling keras siksanya di hari kiamat nanti yaitu orang orang yang menggambar Ali bin Abi Thalib radhiallahu anhu berkata kepada Abul Hayyaj Al Asadi Maukah aku mengutus mu dengan apa yang Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam...
Keluarga Itu Bukan Sekadar Keluarga

Keluarga Itu Bukan Sekadar Keluarga

papar berkaitan - pada 14/11/2021 - jumlah : 95 hits
KELUARGA ITU BUKAN SEKADAR KELUARGA Assalammualaikum wbt Keluarga yang bahagia itu adalah anugerah Bagi PC keluarga yang bahagia itu satu nikmat rezeki yang tidak mampu dan tidak boleh dijual beli Aku bayar sejuta sekarang pura pura berlako...
Apakah Langkah Sheraton Tak Terasa Bodoh Adakah Masa Itu Rakyat Yg Jadi Keutamaan

Apakah Langkah Sheraton Tak Terasa Bodoh Adakah Masa Itu Rakyat Yg Jadi Keutamaan

papar berkaitan - pada 13/11/2021 - jumlah : 119 hits
Keterlanjuran pemimpin mendahuli kesedaran dan rasional dah terantuk baru terngadah Dalam membuat keputusan sukar untuk percaya mereka tidak mempertimbangkan kedudukan mereka sendiri kuasa dan jawatan kerana rekod menunjukan mereka ke arah ...
Statistik Jenayah Kes Jenayah 2020 Catat Penurunan

Harga Makanan Kpim Rangka Pelan Tindakan Atasi Kenaikan Harga

Afieq Shazwan Layu Di Hujung Mekar Chord

Siapa Pm Malaysia

Leher Bvdak Kurang Siuman Dicekak Oleh 2 Beranak Shg Mavt Krn Dituduh Cvri Speaker

Tawaran Hebat Lulu Super Friday Potongan Sehingga 70

Barang Mekap Murah Di Sogo

Pemergian Ayah Abam Kie Ke Rahmatullah



Kenapa Orang Kaya Terus Kaya Yang Miskin Kekal Miskin

Individu Pertama Dianggap Seksi Oleh Hollywood Kintaro Hayakawa

Bagaimana Perubatan Tradisional Cina Boleh Popular Sekitar 1970an

Info Dan Sinopsis Drama Berepisod Kisah Cinta Kita Slot Akasia TV3

China Kini Menjadi Negara Paling Kaya Di Dunia


Telemovie Kerana Setitik Susu Lakonan Azlee Khairi Izara Aishah

Internet Mudah Alih Malaysia Tercorot Di Dunia

Lirik Lepaskan Aku Mandala Band

Updates To Youtube S Terms Of Service

Thermos Vacuum Flask Dari Blogger Fieza Sani

Yoo Ahin Ahn Eunjin Dilapor Bakal Terajui Siri Netflix The Fool At The End Of The World