Kisah 2 Warga Sragen Sebelahan Rumah Saling Gugat Rebutan Tanah Selebar 33 Cm Tembok Pun Dirusak



Idealnya, tetangga saling hidup rukun satu sama lain.

Namun dua warga Sragen, Suparmi (61) dan Suprapto, tidak demikian.

Keduanya tinggal bersebelahan rumah, tapi tidak akur lantaran terlibat sengketa tanah.

Warga Dukuh Kawis Dulang, RT 018, Desa Wonokerso, Kedawung, Sragen itu berselisih tanah selebar 33cm dan sepanjang 100m sampai berlarut larut.

Puncaknya, Suprapto merusak tembok batas rumah milik Suparmi.

TribunSolo.com lalu berusaha mencari tahu bagaimana duduk perkara perisiwa ini sebenarnya.

Dari versi Suparmi, ia menuturkan asal muasal sengketa tanah tersebut terjadi saat anaknya sakit.

Ia mengaku lupa tahun persisnya.

Yang jelas, soal sengketa dan tidak akurnya dia dan tetangga sebelah, sudah berlarut selama bertahun-tahun.

"Awalnya anak saya sakit, butuh biaya operasi, sehingga saya menjual tanah itu," katanya saat ditemui TribunSolo.com pada Kamis (16/7/2020).

"Saat disertifikatkan, ternyata sisa luas tanah dan yang ada di sertifikat berbeda," imbuhnya.

Suparmi yang kekeuh dengan sisa luas tanah yang ia miliki, lalu membangun sebuah tembok sekira di tahun 2000an awal.

Masalahnya, tembok yang dia bangun melewati ukuran yang digariskan oleh kelurahan.

"Saya yakin karena saya hafal dan ingat luas tanah saya sebelum saya jual," tegasnya.

Ia pun memprotes ketidakadilan itu pada kelurahan sejak tahun 2016.

Ia bahkan meminta pihak kelurahan melakukan pengukuran tanah ulang.

"Saya membayar Rp 400 ribu tapi hasilnya sama, saya masih tidak terima karena saya yakin itu ada sisa lebar 33 cm," terangnya.

Beberapa perundingan pun dilakukan oleh kedua belah pihak pada tahun 2016 tersebut.

"Dulu ada perjanjian dengan kepala desa juga, tapi hasilnya tetap nihil, sisa tanah saya tidak kembali," pungkasnya.

Lantaran tak terima, ia pun membawa ke ranah Dinas Agraria Kabupaten Sragen.

Tak hanya itu, ia pun membawa pengacara agar sengka tersebut lekas menemui titik temu.

Hubungan dua tetangga ini pun memburuk.


Dari semula kehidupan bertetangga yang normal dan baik-baik saja, menjadi tak saling bertegur sapa.

Bahkan, pada akhir 2018, Suparno sempat merusak tembok pembatas rumah yang dibangun Suparmi di sisa tanah selebar 33 cm itu.

"Dilakukan dua kali, pertama yang depan akhir 2018, kedua yang bulan Maret tahun ini," aku Suparmi.

Suparmi pun tak terima dengan kejadian tersebut lalu melaporkan ke pihak Polsek Sragen pada 19 Mei 2020.

"Katanya saat ini sudah naik ke Polres Sragen dan mau dibawa ke ranah pengadilan," ungkapnya.

Dalam surat yang tertera, Suprapto dikenakan pasal 406 KUHP dengan pasar pengrusakan.

Dikonfirmasi terpisah, Lurah Wonokerso, Suparno, membenarkan ada peristiwa ini di daerahnya.

Ia mengaku sudah mendamaikan, tapi tetap buntu hasilnya.

Ia juga menyesalkan warganya yang ngotot menempuh jalur hukum.

"Sebenarnya saya sudah jengah, sebagai lurah tentu saya ada keinginan untuk mendamaikan, karena mereka berselisih sejak lama,"

"Tapi Ibu Parmi tidak mau memilih jalur kekeluargaan," sesalnya.

"Akhirnya ya saya biarkan, biar diproses Kepolisian saja," ujar Suparno. (tribunnews.com)




Artikel ini hanyalah simpanan cache dari url asal penulis yang berkebarangkalian sudah terlalu lama atau sudah dibuang :

https://www.bagibagi.info/2020/07/kisah-2-warga-sragen-sebelahan-rumah.html

Kempen Promosi dan Iklan
Kami memerlukan jasa baik anda untuk menyokong kempen pengiklanan dalam website kami. Serba sedikit anda telah membantu kami untuk mengekalkan servis percuma aggregating ini kepada semua.

Anda juga boleh memberikan sumbangan anda kepada kami dengan menghubungi kami di sini
Kisah Tanah Rezab Melayu Kenyataan Guan Eng

Kisah Tanah Rezab Melayu Kenyataan Guan Eng

papar berkaitan - pada 22/7/2020 - jumlah : 449 hits
Al Kisahnya tersebutlah Kisah Dalam perbahasan MP Bagan Kata Lim Guan Eng di Parlimen mantan Menteri kewangan yang Sah sepanjang dia jadi Menteri Kewangan Dari kuasa yang ada pada dia Satu aset Negara pun dia tak jual sebagai atas kapasiti ...
Paizal Bakal Miliki Tanah Rumah Sendiri

Paizal Bakal Miliki Tanah Rumah Sendiri

papar berkaitan - pada 5/7/2020 - jumlah : 257 hits
Paizal menunjukkan dokumen pemilikan tanah yang diterima daripada kerajaan Terengganu Oleh Hidayah AzlinSETIU 4 Julai Seorang petani Mohd Paizal Abdul Majid 48 menarik nafas lega selepas cita citanya untuk memiliki tanah dan rumah kediaman ...
Kisah Suri Rumah Selesaikan Hutang Setengah Juta

Kisah Suri Rumah Selesaikan Hutang Setengah Juta

papar berkaitan - pada 7/7/2020 - jumlah : 635 hits
Korang pernah tau tak ada kisah seorang suri rumah ni dia berhutang sebanyak setengah juta Bukan takut dengan bank kaki kutip wang sahaja tapi paling
Viral Postingan Warga Jual Tanah Dan Pembeli Dapat Menikahi Adik Ipar Ini Faktanya

Viral Postingan Warga Jual Tanah Dan Pembeli Dapat Menikahi Adik Ipar Ini Faktanya

papar berkaitan - pada 23/7/2020 - jumlah : 423 hits
Postingan pemilik akun bernama Aris di media sosial Facebook pada Selasa mendadak viral Pasalnya dalam postingannya itu sang pemilik akun yang berencana menjual sebidang tanahnya seharga Rp 100 juta juga mempersilahkan pembeli untuk mempers...
Janda Miskin Diusir Keluarga Warga Desa Patungan Rp 25 Ribu Bangun Rumah

Janda Miskin Diusir Keluarga Warga Desa Patungan Rp 25 Ribu Bangun Rumah

papar berkaitan - pada 25/7/2020 - jumlah : 287 hits
Seorang janda miskin hidup terunta lunta tak punya rumah Dia diusir dari rumah milik saudaranya yang sebelumnya ditumpangi sebagai tempat tinggal Janda miskin itu bernama Riyati ibu 1 anak berusia 48 tahun Sebelum diusir Riyati memang sudah...
Tak Perlu Antre Warga Bisa Cetak Kk Hingga Akta Kelahiran Sendiri Di Rumah

Tak Perlu Antre Warga Bisa Cetak Kk Hingga Akta Kelahiran Sendiri Di Rumah

papar berkaitan - pada 10/7/2020 - jumlah : 365 hits
Ditjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri terus melakukan upaya inovasi digitalisasi pelayanan administrasi kependudukan online di tengah pandemi COVID 19 Kini masyarakat sudah bisa mencetak dokumen kependudukan seperti KK akta kelahiran sur...
1 000 Rumah Warga Miskin Di Mukomuko Bengkulu Dipasang Stiker

1 000 Rumah Warga Miskin Di Mukomuko Bengkulu Dipasang Stiker

papar berkaitan - pada 13/7/2020 - jumlah : 292 hits
Dinas Sosial Kabupaten Mukomuko Provinsi Bengkulu memasang stiker penanda di 1 000 rumah keluarga warga yang tergolong ekonomi miskin Langkah ini diambil sebagai upaya mencegah penyaluran bantuan sosial tidak tepat sasaran
Kisah Cik Siti Wan Kembang Srikandi Melayu Pertama Tanah Melayu

Kisah Cik Siti Wan Kembang Srikandi Melayu Pertama Tanah Melayu

papar berkaitan - pada 10/7/2020 - jumlah : 1326 hits
Puteri Adruja Wijayamala Singa atau dikenali sebagai Cik Siti Wan Kembang digelar sebagai dewi perang kerana keberanian dan kehebatannya dalam medanpertempuran Puteri Adruja Wijayamala Singa merupakan perempuan melayu pertama yang turun ke ...
Buruh Warga Asing Ditemui Maut Terperangkap Bawah Runtuhan Tanah Di Tapak Pembinaan Kota Damansara

Buruh Warga Asing Ditemui Maut Terperangkap Bawah Runtuhan Tanah Di Tapak Pembinaan Kota Damansara

papar berkaitan - pada 21/7/2020 - jumlah : 383 hits
PUTRAJAYA 21 Julai Seorang pekerja buruh binaan warga asing dilaporkan meninggal dunia akibat terperangkap di bawah runtuhan tanah dalam satu nahas semalam Ketua Polis Daerah Petaling Jaya ACP Nik Ezanie Mohd Faisal berkata tragedi itu berl...
Wanita Maut Ditikam Suami Di Leher

Raja Muda Selangor Titah Mangsa Kebakaran Ditempat Di Lokasi Lebih Selesa

Eplacement Kkm Tarikh Baru Permohonan 2025

Siasat Terperinci Dijalankan

Ustazah Asma Harun Tegur Wanita Muslim Berjoget Sebelum Ambil Duit Raya Jangan Normalisasikan

Cidb Retracts Statement On Putra Heights Blast Findings

Turning Your Startup Dream To Reality

Kebakaran Putra Heights Punca Kronologi Perkembangan Terkini


echo '';
Info Dan Sinopsis Drama Berepisod Dendam Seorang Madu Slot Tiara Astro Prima

10 Fakta Biodata Amira Othman Yang Digosip Dengan Fattah Amin Penyanyi Lagu Bila Nak Kahwin

5 Tips Macam Mana Nak Ajak Orang Kita Suka Dating Dengan Kita

Info Dan Sinopsis Drama Berepisod Keluarga Itu Slot Lestary TV3

Bolehkah Manusia Transgender Mencapai Klimaks Selepas Bertukar


Ways Syahdu Chord

Malaysia Hit With 24 Reciprocal Tariff By The Us

Income Based Traffic Fines Unfair Will Create Social Bias Says Expert

Resign If You Can T Perform Aaron

Naik Kerja Dah

Petai Tua Jering Muda