Viral Oknum Polisi Diduga Menyerang Kampus Unisba Saat Demo Omnibus Law




 Sejumlah mahasiswa melakukan aksi unjuk rasa menolak Undang-Undang Cipta Kerja di depan Gedung DPRD Jawa Barat, Bandung, Jawa Barat, Rabu (7/10). Foto: Novrian Arbi/ANTARA FOTO
Aksi dugaan penyerangan yang dilakukan oleh oknum anggota polisi ke Kampus Unisba setelah kericuhan demo tolak Omnibus Law hari Kamis (8/10) kemarin viral di media sosial. Dugaan penyerangan itu terekam oleh kamera CCTV dan beredar di media sosial melalui rekaman video berdurasi sekitar 29 detik.


Pihak satuan keamanan Unisba, dalam hal ini Danton RGB 8 Kampus Unisba Asep Heri, membenarkan adanya dugaan penyerangan tersebut. Menurut dia, peristiwa terjadi sekitar pukul 21.00 WIB pada Kamis (8/10).

Bukti aparat kepolisan melakukan tembakan gas air mata ke lingkungan kampus dan telah melakukan tindakan kekerasan kepada satpam yg sedang bertugas Vidio dari CCTV Gedung Rektorat Unisba #MahasiswaAtauPerusuh #PolisiAnarkis #MahasiswaMelawan #TolakUUCiptaKerja #gakpercayajokowi pic.twitter.com/RUVbHCcYnU
— Jawara (@terkembang_4817) October 8, 2020
Mulanya, mahasiswa dan elemen masyarakat yang berpakaian hitam datang ke kampus usai ricuh. Mereka masuk ke dalam area kampus.


Kemudian, menurut Asep, oknum polisi tiba-tiba datang dan sempat terlibat adu mulut dengan petugas keamanan (satpam) kampus.


Ketika itu, petugas keamanan memberi peringatan bahwa polisi tak dapat mengambil tindakan di area kampus. Peringatan itu tak digubris hingga terjadi dugaan penyerangan dengan pemukulan kepada anggotanya.


"Jadi, kronologinya satpam itu hanya mengisyaratkan bahwa ini area kampus, nah tiba-tiba polisi datang dan langsung menghantam anggota satpam. Itu pakai tangan. Ini kebetulan mau divisum," kata Asep ditemui di lokasi, Jumat (9/10).


Berdasarkan informasi yang dihimpunnya, lanjut Asep, total ada lima petugas keamanan di Kampus Unisba yang diduga menjadi korban pemukulan.


Atas aksi itu, pihak kampus telah merespons dengan melakukan visum terhadap para petugas keamanan yang diduga menjadi korban pemukulan.


"Kebetulan dari pihak Unisba cepat respons ya, untuk mengambil visum," ucap dia.


Asep prihatin atas kejadian itu dan meminta pihak kampus Unisba segera melapor. Dia pun menilai mestinya anggota kepolisian tidak bertindak dengan menggunakan kekerasan sebab bagaimanapun petugas keamanan ialah tangan kanan dari polisi.


Jika pun ada ucapan atau tindakan yang dirasa kurang berkenan, sebaiknya diingatkan terlebih dahulu.


"Tidak seharusnyalah anggota polisi, kita sama-sama pengaman, kok. Bahkan kita kan adiknya mereka, tapi kok kenapa bisa terjadi. Kita kaki tangan polisi. Kalaupun ada hal yang kurang berkenan, maka seyogianya diingatkan dulu, tidak usah langsung main fisik. Harusnya diingatkanlah," tutur Asep. Polisi hingga saat ini belum memberikan keterangan terkait hal itu. Namun semalam, Kapolrestabes Bandung Kombes Ulung Sampurna Jaya mengatakan tidak ada aksi penyerangan ke kampus Unisba. "Tidak ada penyerangan ke kampus, kecuali dari mereka sendiri, yang jelas kita itu melewati kampus karena mereka berkumpul di depan kampus, kita menjaga keamanan baik di dalam kampus ataupun di luar kampus. Adapun seperti itu, maka mereka yang ingin membuat situasi seolah petugas (menyerang)," ujar Ulung. "Jadi kami sampaikan,bahwa ada massa yang di luar mahasiswa ataupun buruh sehingga ada situasi seperti ini seakan polisi yang seperti ini padahal itu bikin keruh saja," lanjut Ulung.


Artikel ini hanyalah simpanan cache dari url asal penulis yang berkebarangkalian sudah terlalu lama atau sudah dibuang :

https://www.bagibagi.info/2020/10/viral-oknum-polisi-diduga-menyerang.html

Kempen Promosi dan Iklan
Kami memerlukan jasa baik anda untuk menyokong kempen pengiklanan dalam website kami. Serba sedikit anda telah membantu kami untuk mengekalkan servis percuma aggregating ini kepada semua.

Anda juga boleh memberikan sumbangan anda kepada kami dengan menghubungi kami di sini
Polisi Tangkap 30 Orang Diduga Provokator Saat Demo Uu Cipta Kerja Di Dprd Sumbar

Polisi Tangkap 30 Orang Diduga Provokator Saat Demo Uu Cipta Kerja Di Dprd Sumbar

papar berkaitan - pada 8/10/2020 - jumlah : 104 hits
Sekitar 30 orang yang terindikasi berbuat kerusuhan kita amankan Semuanya langsung dibawa ke Mapolresta Padang untuk diproses lebih lanjut kata Rico Fernanda di lokasi
Wartawan Diduga Diintimidasi Polisi Saat Liput Demo Mahasiswa Di Polresta Samarinda

Wartawan Diduga Diintimidasi Polisi Saat Liput Demo Mahasiswa Di Polresta Samarinda

papar berkaitan - pada 9/10/2020 - jumlah : 85 hits
Peristiwa intimidasi terjadi sekira pukul 22 00 WITA Kamis malam di depan pagar Mapolresta Samarinda Jalan Slamet Riyadi
Rekam Polisi Saat Pukuli Pendemo Omnibus Law Jurnalis Suara Com Malah Ikut Dipukuli Sekalian

Rekam Polisi Saat Pukuli Pendemo Omnibus Law Jurnalis Suara Com Malah Ikut Dipukuli Sekalian

papar berkaitan - pada 10/10/2020 - jumlah : 155 hits
Jurnalis media online Suara com Peter Rotti mengalami kekerasan oleh polisi saat meliput aksi unjuk rasa penolakan Omnibus Law Undang undang atau UU Cipta Kerja di Jalan M H Thamrin Jakarta Pusat pada Kamis 8 Oktober 2020 Pemimpin Redaksi S...
Antisipasi Penularan Corona Polisi Minta Buruh Di Solo Tidak Demo Ruu Omnibus Law

Antisipasi Penularan Corona Polisi Minta Buruh Di Solo Tidak Demo Ruu Omnibus Law

papar berkaitan - pada 5/10/2020 - jumlah : 92 hits
Menjelang disahkannya Rancangan Undang Undang Cipta Kerja atau Omnibus Law Polresta Surakarta mengimbau anggota serikat buruh atau pekerja di Solo untuk tidak melakukan aksi unjuk rasa dan mogok kerja
Liput Demo Omnibus Law 2 Jurnalis Ini Malah Dipukuli Polisi Hp Dibanting Id Card Dibuang

Liput Demo Omnibus Law 2 Jurnalis Ini Malah Dipukuli Polisi Hp Dibanting Id Card Dibuang

papar berkaitan - pada 9/10/2020 - jumlah : 140 hits
Dua jurnalis CNNIndonesia com mengalami kekerasan fisik dan intimidasi saat meliput demonstrasi menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja Kamis Salah satunya diduga dipukul oleh aparat kepolisian di kawasan Jakarta Pusat Selaku korban Thohirin men...
Jokowi Kunker Ke Kalteng Saat Demo Omnibus Law Menuju Istana

Jokowi Kunker Ke Kalteng Saat Demo Omnibus Law Menuju Istana

papar berkaitan - pada 8/10/2020 - jumlah : 164 hits
Presiden Joko Widodo hari ini dijadwalkan melakukan kunjungan kerja ke daerah di saat massa aksi menolak RUU Omnibus Law Cipta Kerja berencana menuju Istana Kepresidenan Rabu Deputi Bidang Protokol Pers dan Media Bey Machmudin mengatakan ba...
5 Jurnalis Hilang Saat Meliput Demo Tolak Omnibus Law

5 Jurnalis Hilang Saat Meliput Demo Tolak Omnibus Law

papar berkaitan - pada 9/10/2020 - jumlah : 113 hits
Tiga mahasiswa yang tergabung sebagai jurnalis GEMA Politeknik Negeri Jakarta dikabarkan hilang saat meliput demo menolak Omnibus Law di depan Istana Negara Ketiganya adalah Ajeng Putri Dharmajati Yusuf dan Muhammad Ahsan Zaki Mereka diketa...
Polisi Tangkap Kelompok Anarko Dan 73 Pelajar Diduga Akan Demo Tolak Uu Ciptaker

Polisi Tangkap Kelompok Anarko Dan 73 Pelajar Diduga Akan Demo Tolak Uu Ciptaker

papar berkaitan - pada 12/10/2020 - jumlah : 72 hits
Kelompok anarko ini mengaku berasal dari luar daerah kota Solo seperti Ngandong dan Boyolali Mereka terlihat membawa sebuah botol air mineral berisikan beras jenis ciu Meski mengaku akan ikut demonstrasi namun mereka tidak mengetahui tujuan...
Hampir 600 Cawangan Bank Di Malaysia Dijangka Tutup

Geran Filem Angel Of Sandakan Kena Reject Sebab Pengarah Sertai Pembangkang

Kenapa Dulu Hamid Bador Diam

Gu Hyesun Kongsi Sudah Maafkan Bekas Suami Minta Orang Ramai Maafkan Juga Kesilapan Ahn Jaehyun

Doa Akhir Ramadan

Google Assistant Now Can Say Difficult Names

Mana Lebih Bagus Antara Berbuka Di Buffet Ramadan Dengan Berbuka Puasa Di Rumah

6 Brand Makanan Indonesia Yang Sering Dikira Dari Luar Negeri Bukti Kalau Kita Bisa Bersaing



Chrislam Agama Baru Yang Menyatukan Ajaran Kristian dan Islam

Kisah Raja Ponteng Kerja Itali 15 Tahun Ponteng Tapi Gaji Jalan

Maxis Tawarkan Subsidi Sehingga RM300 60GB Internet Prihatin Sebulan Menerusi Kempen KauBoleh

5 Faedah Utama Beli Belah Dalam Talian Yang Jarang Diperkatakan

Info Dan Sinopsis Drama Berepisod Cukup Derita Itu Slot Samarinda TV3


Musafir Ke

Rentas Negeri Daerah Di Seluruh Negara Dilarang Mulai 10 Mei Hingga 6 Jun

Ue08 Leicester 2 4 Newcastle Epl

Demam Kerana Ulser Penuh Dalam Mulut

Hiburan Edit Sendiri Poster Filem Hairul Azreen Dikritik Tengok Poster Pun Dah Tahu Kualiti Cerita Dia

Selalu Ungkapkan Dengan Perbuatan Dan Ucapkan Dengan Kata Kata