The Breaking News Urgent Situation In Papua


Indonesian Militia Group Backed Up by the Police and Military were Attacked Wamena Students Dormitory in Abepura, Papua this Morning and 3 Students has Shot by Police

Today on September 1st 2019
The Breaking News: Urgent situation in Papua

The impact of the problem was the beginning of the monkeys issued, then on August 28th, 2019 a protest by the Papuans headed for the Governor's office and in the afternoon the Indonesian Militia locked up Demonstrators in the Governor's office in Jayapura Papua, and finally the masses made resistance.

This resistance has been started from August 28th, 2019 until today on September 1st, 2019, we still continue to fight with the Indonesian Militias Group who’s backed up by the Indonesian Police and Miliatary.

And this morning the militias group was backed up by the Indonesian Police and Military attacking us at the Wamena Students Dormitory in Abepura, Papua.

In this attack the Police Shot 3 Wamena Dormitory Students in Abepura Papua, and they are while still on guard to defending their safety.

This was reported directly by the victim himself to Mr Sebby Sambom at 11:30 am at Papua Time.

And Students Ask for International Attention namely the UN over this situations, because the Indonesian Police and Military instigated was provocated Non-Papuans against Papuans. This is exactly the same as Indonesia did in East Timor in 1999.

And the names of the victims as follows:
1. Marsel Asso 25th years old, were shot in the hand;
2. Michael Anwar was shot the chest;
3. And a woman was shot in the her thigh.

This is truly an serious treat for Indigenous Papuans. Therefore, we ask for attention by the International Community and above all by the United Nations.

Why do we ask for UN attention and intervention? Because the Indonesian government has created militias and created horizontal conflicts to kill indigenous Papuans, and now still happening in Abepura, Jayapura and Sentani region, West Papua.

Thus, the reported directly from Abepura by victims on behalf of Marsel Asso. And forwarded to all Journalists and also to Humanitarian Workers around the world by Mr. Sebby Sambom, a senior activist in Papua, and now Spokesman of TPNPB-OPM.

For confirmation, reporters please contact Marsel Asso on FB account: Marsel Ashel Asso. Or Please contact to Chairman of West Papua Natioal Committee (KNPB) Mr. Agus Kossay on his mobile here, +6285243996671.

In Indonesian Malay as follow…!!!

Kelompok Milisi Indonesia dibacking Oleh Polisis dan Militer Serang Asrama Mahasiswa Wamena di Abepura Papua Pagi ini Dan 3 Mahasiswa Tertembak Tertembak Polisi

Dampak masalahnya awal dari isu monyet, maka pada taggal 28 Agustus 2019 aksi protes Oleh orang Asli Papua menuju kantor Gubenur dan sore hari nya Milisi Indonesia kurung Demonstran di Kanator Gubernur, Dan akhirnya massa membuat perlawanan.
Perlawanan ini telah dimulai dari sejak tanggal 28 Agustus 2019 sampe hari ini tanggal 1 September 2019 2019, kita masih melakukan perlawanan terus.

Dan pagi ini kelompok milisi dibacking oleh Polisi dan Militer Indonesia serang Kami di Asrama Mahasiswa Wamena di Abepura, Papua.

Dalam serangan ini Polisi Tembak 3 Orang Mahasiswa Asrama Wamena di Abepura Papua, Dan sementara masih berjaga-jaga.

Hal ini dilaporkan langsung oleh korban sendiri kepada Tuan Sebby Sambom pada pukul 11:30 Waktu Papua.

Dan Mahasiswa Minta Perhatian Internasional yaitu PBB atas situasi ini, karena Polisi dan Militer Indonesia hasut oral Non Papua untuk lawan Orang Asli Papua. Hal ini sama Persis Dengan Indonesia pernah lakukan di Timor-Timer tahun 1999.

Dan nama-nama korban sebagai berikut:
1. Marsel Asso 25 Tahun, dapat tembak di tangan;
2. Michael Anwar dapat tembak bagian dada;
3. Dan seorang perempuan dapat tembak di bagian paha.

Hal ini benar-benar menjadi Ancaman bagi Orang Asli Papua, Oleh karena itu Kami mohon Perhatian oleh Masyarakat Internasional dan yang terutama oleh PBB.
Mengapa Kami Minta perhatian dan intervensi PBB? Karen aPemerintah Indonesia telah ciptakan milisi dan menciptakan konflik horizontal untuk membunuh orang Asli Papua.

Demikian, dilaporkan langsung dari Abepura Oleh Korban Atas Nama Marsel Asso. Dan diteruskan kepada semua Journalis dan juga kepada para Pekerja Kemanusiaan di seluruh dunia oleh Tuan Sebby Sambom, seorang activis senior di Papua.

Untuk Konfirmasi, wartawan boleh atau silakan hubungi Marsel Asso di account FB: Marsel Ashel Asso. Atau boleh hubungi ketua KNPB Tuan Agus Kossay di Nomor hp: +6285243996671.

***
The Strong Warning to Non West Papuans in West Papua by TPNPB OPM Sept 1st 2019



Artikel ini hanyalah simpanan cache dari url asal penulis yang berkebarangkalian sudah terlalu lama atau sudah dibuang :

https://phaul-heger.blogspot.com/2019/09/the-breaking-news-urgent-situation-in.html

Kempen Promosi dan Iklan
Kami memerlukan jasa baik anda untuk menyokong kempen pengiklanan dalam website kami. Serba sedikit anda telah membantu kami untuk mengekalkan servis percuma aggregating ini kepada semua.

Anda juga boleh memberikan sumbangan anda kepada kami dengan menghubungi kami di sini
The 7 Indonesian Immigrants Illegal Gold Mine In Kroway Papua Were Killed By Papuans Lands Owner On September 1st 2019

The 7 Indonesian Immigrants Illegal Gold Mine In Kroway Papua Were Killed By Papuans Lands Owner On September 1st 2019

papar berkaitan - pada 5/9/2019 - jumlah : 167 hits
Papuans were killed 7 Indonesian Immigrants as an Ilelagal Gold Mine in Kroway Papua on September 1st 2019 because Indonesian immigrants came to Papuans lands and stole the gold from a group of indigenous Papuans lands And this killing was ...
Stop The Repression In West Papua

Stop The Repression In West Papua

papar berkaitan - pada 5/9/2019 - jumlah : 125 hits
On Aug 17 Indonesian Independence Day armed Indonesian police soldiers and radical Islamic militia stormed a student dormitory in the city of Surabaya which housed West Papuan students arresting 43 The attack reportedly took place because t...
Prabowo Minta Elite Politik Bersatu Bantu Jokowi Buat Papua Lebih Baik

Prabowo Minta Elite Politik Bersatu Bantu Jokowi Buat Papua Lebih Baik

papar berkaitan - pada 31/8/2019 - jumlah : 77 hits
Eks Danjen Kopassus itu tak ingin lagi ada ketidakadilan dan rasialisme di bumi Indonesia termasuk Papua
2 500 Pasukan Gabungan Tni Polri Dikerahkan Jaga Keamanan Di Jayapura Papua

2 500 Pasukan Gabungan Tni Polri Dikerahkan Jaga Keamanan Di Jayapura Papua

papar berkaitan - pada 31/8/2019 - jumlah : 56 hits
Total saat ini TNI Polri 2 500 personel itu hanya Jayapura saja kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo
Kondisi Tiga Kabupaten Di Pegunungan Papua Aman Dan Tak Terprovokasi

Kondisi Tiga Kabupaten Di Pegunungan Papua Aman Dan Tak Terprovokasi

papar berkaitan - pada 31/8/2019 - jumlah : 85 hits
Aparat Kepolisian Resor Jayawijaya Papua memastikan kondisi di Kabupaten Jayawijaya Yalimo dan Nduga tetap aman dari aksi demonstrasi dan anarkis
Wiranto Minta Jangan Desak Presiden Jokowi Ke Papua

Wiranto Minta Jangan Desak Presiden Jokowi Ke Papua

papar berkaitan - pada 31/8/2019 - jumlah : 98 hits
Dia mengungkapkan situasi terkini di Papua Barat sudah kondusif Namun pihaknya memprediksi masih ada masyarakat yang ingin melakukan demonstrasi
Kondisi Papua Barat Terkini Manokwari Sorong Dan Fakfak Kondusif

Kondisi Papua Barat Terkini Manokwari Sorong Dan Fakfak Kondusif

papar berkaitan - pada 31/8/2019 - jumlah : 98 hits
Kabid Humas Polda Papua Barat AKBP Mathias Krey mengatakan wilayah hukumnya sudah cukup kondusif Namun pihaknya tetap waspada karena tak ingin aksi demonstran yang diwarnai pembakaran dan perusakan di Jayapura merembet ke Papua Barat
Gelar Rapat Pengamanan Papua Jokowi Instruksikan Tindak Tegas Aparat Rasis

Gelar Rapat Pengamanan Papua Jokowi Instruksikan Tindak Tegas Aparat Rasis

papar berkaitan - pada 31/8/2019 - jumlah : 56 hits
Kepala Negara menginstruksikan agar dilakukan tindakan tegas kepada para pelanggar hukum Tidak ada toleransi bagi perusuh yang berbuat anarkis Termasuk aparat keamanan yang justru bertindak rasis
Demo Rusuh Di Papua Jadi Sorotan Media Internasional

Demo Rusuh Di Papua Jadi Sorotan Media Internasional

papar berkaitan - pada 31/8/2019 - jumlah : 51 hits
Demonstrasi warga Papua itu bentrok dengan aparat keamanan dan menyebabkan sejumlah toko dan gedung pemerintah dirusak dan dibakar termasuk gedung PT Telkom juga hangus dibakar
Kesan Pkp Berapa Ramai Yang Murtad

Lubang Ini Masih Terbakar Sejak 50 Tahun Lalu Hingga Digelar Pintu Neraka

Celebrity Legs And Feet In Tights Poll Choices

Masa Sesuai Jual Balik Emas

Belasungkawa Rakan Rakan Artis Kenang Kebaikan Pelawak Zainal Ihim

Wow Kereta Bergerak Sendiri Ramai Terkejut Lihat Pemandu Sedang Nyenyak Tidur

Persediaan Jika Pkp Berpanjangan

Haris Rashid Captures Surrealism And Fantasy Art In 3 33 Solo Exhibition At Zhan Art Space



Mengapa Malaysia Tidak Cetak Wang Kertas Sendiri

Kisah Lelaki Hidup 3 Bulan Di Lapangan Terbang Kerana Takut Covid 19

7 Fakta Mengejutkan Mengenai Budaya Kerja di Tesla

Kisah Filem Kultus Bollywood Popularkan Dewi Santoshi

Signal vs Telegram Yang Mana Lebih Bagus


Add Wordpress Security Headers

Anwar Atau Mahathir Siapa Pilihan Ph

Daging Masak Rose

Wanita 26 Tahun Cuba Terjun Bangunan Kerana Masalah Cinta

Mayat Wanita Ditemui Di Tempat Pembuangan Sampah Bandaran Berjaya

Registrasi Tv Kabel Tanpa Ribet