Maki Akan Beri Bukti Lain Bapakmu Bapakku Di Kasus Djoko Tjandra Ke Kpk



Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) akan menyerahkan sejumlah bukti tambahan terkait perkara Djoko Tjandra ke KPK. Salah satunya terkait istilah 'bapakmu-bapakku' dalam rencana pengurusan fatwa MA oleh pengacara Djoko Tjandra, Anita Dewi Kolopaking (ADK), dan jaksa Pinangki Sirna Malasari.

Koordinator MAKI, Boyamin Saiman, menjelaskan bahwa beberapa hari lalu dirinya telah menyampaikan sejumlah materi bahan supervisi untuk KPK terkait kasus korupsi Djoko Tjandra yang melibatkan pejabat Polri dan jaksa. Kedatangan ke KPK besok merupakan tindak lanjutnya.

"Kemarin saya dapat WA dan email dari Humas KPK apakah ada bukti, saya sudah mulai mengumpulkan bukti, bocoran buat temen-temen. Kalau berkenan besok datang ke KPK lagi. Saya akan menyerahkan bukti tersebut," kata Boyamin kepada wartawan di gedung ACLC KPK, Jakarta Selatan, Selasa (15/9/2020).

Boyamin tak menyebutkan apa saja bukti-bukti tanya akan diserahkannya ke KPK. Namun, kata dia, dengan sejumlah alat bukti yang akan diserahkannya itu dapat menjadi bahan untuk penyidik KPK mencari benang merah kasus korupsi Djoko Tjandra.

"Mudah-mudahan dengan bahan itu nanti KPK mampu membuat benang merah dari 3 clue 'bapakku-bapakmu', kemudian berkaitan dengan inisial, berkaitan dengan P mengajak R untuk ketemu pimpinan, terkahir terkait dengan fatwa dan grasi," katanya.

Boyamin juga berharap bahwa sengkarutnya perkara Djoko Tjandra dapat diambilalih KPK. Menurutnya, dari sisi HAM merasa kasihan terhadap Djoko Tjandra karena kasusnya ada di 2 institusi yakni Kejagung dan Polri.

"KPK, mudah-mudahan nanti setelah menganalisa bukti yang saya berikan harapan saya tertinggi diambilalih. Karena ini juga katakan saya mengasihani Djoko Tjandra, karena Djokcan itu tersangka 3, surat palsu, pemberi pejabat kepolisian, pemberi jaksa. Ini secara KUHP nggak boleh disidangkan 3 perkara begini. Harusnya perbuatan berlanjut atau paling berat yang mana, dan itu yang bisa hanya KPK untuk menarik itu," jelasnya.

Seperti diketahui, MAKI memberikan bahan tambahan untuk gelar perkara kasus Djoko Tjandra ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). MAKI meminta KPK mendalami istilah 'bapakmu' dan 'bapakku' dalam rencana pengurusan fatwa MA oleh pengacara Djoko Tjandra, Anita Dewi Kolopaking (ADK), dan jaksa Pinangki Sirna Malasari.

KPK hendaknya mendalami aktivitas PSM (Pinangki Sirna Malasari) dan Anita Dewi Kolopaking dalam rencana pengurusan fatwa dengan diduga sering menyebut istilah 'bapakmu' dan 'bapakku'," kata Koordinator MAKI Boyamin Saiman dalam keterangan pers tertulisnya, Jumat (11/9).

"KPK hendaknya mendalami aktivitas PSM (Pinangki Sirna Malasari) dan Anita Dewi Kolopaking dalam rencana pengurusan fatwa dengan diduga sering menyebut istilah 'bapakmu' dan 'bapakku'," kata Koordinator MAKI Boyamin Saiman dalam keterangan pers tertulisnya, Jumat (11/9).

Boyamin mengatakan KPK juga perlu menelusuri sejumlah inisial nama yang sering disebut oleh Pinangki, Anita, dan Djoko Tjandra dalam kasus ini. KPK, kata Boyamin, juga dinilai perlu menelisik peran Pinangki yang akan mengantarkan Rahmat ke petinggi Kejagung.

"KPK perlu mendalami berbagai inisial nama yang diduga sering disebut PSM, ADK, dan JST dalam rencana pengurusan fatwa, yaitu T, DK, BR, HA, dan SHD. KPK hendaknya mendalami peran PSM yang diduga pernah menyatakan kepada ADK, intinya pada hari Rabu akan mengantar R menghadap pejabat tinggi di Kejagung," ucapnya.

Selain itu, MAKI ingin penyidik KPK menelisik peran Pinangki dalam memuluskan transaksi perusahaan power plant dengan Djoko Tjandra. Menurut Boyamin, dalam hal ini, ada oknum inisial PG yang saat ini belum didalami oleh penyidik Kejagung.

KPK, dikatakan Boyamin, juga perlu mendalami oknum Ditjen Imigrasi Kemenkum HAM dalam penerbitan paspor Djoko Tjandra tertanggal 23 Juni 2020. Diketahui saat itu Kejagung telah berkirim surat untuk tetap melakukan pencekalan atas Djoko Tjandra.

"Penerbitan paspor tidak semata-mata oleh petugas pelayanan karena semestinya terdapat tahap wawancara dan semestinya terdapat otorisasi dari pejabat di atas petugas pelayanan," tandasnya.

KPK mengaku terbuka terhadap masukan yang diberikan MAKI sebagai bahan untuk melakukan supervisi. Atas kewenangan supervisi, KPK dapat memberikan masukan jika ada ada pihak yang memenuhi syarat hukum. Syarat itu untuk proses pidana selanjutnya.

"KPK akan terbuka menerima masukan dari siapapun termasuk MAKI, sebagai bahan untuk melakukan supervisi terhadap kasus DT ini," kata Wakil Ketua KPK, Nurul Ghufron kepada wartawan, Jumat (11/9).

"Dengan kewenangan supervisi ini KPK berhak memberi masukan jika ada pihak-pihak yang secara hukum memenuhi syarat dipertanggungjawabkan secara pidana untuk diproses," tambahnya.

Artikel ini hanyalah simpanan cache dari url asal penulis yang berkebarangkalian sudah terlalu lama atau sudah dibuang :

https://www.bagibagi.info/2020/09/maki-akan-beri-bukti-lain-bapakmu.html

Kempen Promosi dan Iklan
Kami memerlukan jasa baik anda untuk menyokong kempen pengiklanan dalam website kami. Serba sedikit anda telah membantu kami untuk mengekalkan servis percuma aggregating ini kepada semua.

Anda juga boleh memberikan sumbangan anda kepada kami dengan menghubungi kami di sini
Maki Terbongkarnya Kasus Djoko Tjandra Karena Putus Hubungan Dengan Makelar

Maki Terbongkarnya Kasus Djoko Tjandra Karena Putus Hubungan Dengan Makelar

papar berkaitan - pada 19/9/2020 - jumlah : 247 hits
Koordinator Masyarakat Antikorupsi Indonesia Boyamin Saiman menyebut terbongkarnya kasus Djoko Tjandra karena ada pecah kongsi atau putus hubungan dengan pihak makelar atau yang disebut King Maker Boyamin mengungkapkan para makelar ini kesa...
Maki Beberkan Inisial King Maker Kasus Djoko Tjandra Siapa Mereka

Maki Beberkan Inisial King Maker Kasus Djoko Tjandra Siapa Mereka

papar berkaitan - pada 17/9/2020 - jumlah : 266 hits
Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Boyamin Saiman resmi menyerahkan sejumlah bukti terkait dugaan kasus Djoko Tjandra kepada Komisi Pemberantasan Korupsi Rabu Bukti yang diserahkan kepada KPK yakni soal percakapan antara Jaksa Pinangki Sir...
Dalami Kasus Gratifikasi Djoko Tjandra Kejagung Periksa Satu Saksi

Dalami Kasus Gratifikasi Djoko Tjandra Kejagung Periksa Satu Saksi

papar berkaitan - pada 22/9/2020 - jumlah : 224 hits
Saksi tersebut adalah Rahmat selaku karyawan swasta atau Pemilik Koperasi Nusantara Untuk mencari fakta hukum tentang pemberian dan janji tersangka Djoko S Tjandra kepada Jaksa PSM dan bagaimana teknis dan caranya serta maksud dan tujuan pe...
Adik Ipar Djoko Tjandra Yang Diduga Jadi Penghubung Ke Jaksa Pinangki Sudah Meninggal

Adik Ipar Djoko Tjandra Yang Diduga Jadi Penghubung Ke Jaksa Pinangki Sudah Meninggal

papar berkaitan - pada 3/9/2020 - jumlah : 225 hits
Kuasa Hukum Djoko Tjandra Soesilo Aribowo menyebut sosok yang dimaksud sebagai perantara pengurusan fatwa Mahkamah Agung antara jaksa Pinangki Sirna Malasari dengan kliennya adalah Herijadi Tetapi menurutnya Herijadi sudah meninggal karena ...
Masa Penahanan Brigjen Prasetijo Dan Pengacara Djoko Tjandra Diperpanjang

Masa Penahanan Brigjen Prasetijo Dan Pengacara Djoko Tjandra Diperpanjang

papar berkaitan - pada 5/9/2020 - jumlah : 164 hits
Penyidik Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri memperpanjang masa penahanan terhadap tersangka Brigjen Pol Prasetijo Utomo dan Anita Dewi Anggraeni Kolopaking Keduanya merupakan tersangka dalam kasus penerbitan surat jalan palsu ali...
Peran Mengejutkan Andi Irfan Jaya Di Kasus Djoko Jaksa Pinangki

Peran Mengejutkan Andi Irfan Jaya Di Kasus Djoko Jaksa Pinangki

papar berkaitan - pada 4/9/2020 - jumlah : 332 hits
Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Hari Setiyono menjelaskan peran Andi Irfan Jaya yang menjadi tersangka korupsi bersama Jaksa Pinangki Sirna Malasari dan Djoko Soegiarto Tjandra Menurut dia Andi diduga bermufakat jahat dalam me...
Jakarta Psbb Kpk Sebut Penanganan Kasus Tetap Jalan Dengan Protokol Kesehatan Ketat

Jakarta Psbb Kpk Sebut Penanganan Kasus Tetap Jalan Dengan Protokol Kesehatan Ketat

papar berkaitan - pada 10/9/2020 - jumlah : 238 hits
Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan saat pihaknya masih mengikuti surat edaran dari Sekjen KPK pascapuluhan pegawai di lembaga antirasuah terkonfirmasi positif Covid 19 Untuk selanjutnya dirinya masih belum mengetahui apakah akan mengi...
Kejagung Buru Inisial Dk Di Proposal Pengurusan Fatwa Ma Djoko Tjandra

Kejagung Buru Inisial Dk Di Proposal Pengurusan Fatwa Ma Djoko Tjandra

papar berkaitan - pada 12/9/2020 - jumlah : 346 hits
Kejaksaan Agung tengah mencari seseorang atas nama inisial DK yang diduga terlibat dalam kasus yang kini menjerat Jaksa Pinangki Sirna Malasari terkait pengurusan Fatwa Mahkamah Agung atas nama Djoko Soegiarto Tjandra
Kejagung Jangan Segan Periksa Anggota Dpr Yang Diduga Ikut Susun Skenario Pembebasan Djoko Tjandra

Kejagung Jangan Segan Periksa Anggota Dpr Yang Diduga Ikut Susun Skenario Pembebasan Djoko Tjandra

papar berkaitan - pada 18/9/2020 - jumlah : 246 hits
Klaster politik seperti terabaikan dalam pusaran kasus terpidana hak tagih Bank Bali Djoko Tjandra Seolah olah masalah ini hanya klaster Kejaksaan Polri dan Imigrasi Kemenkumham Begitu tegas anggota Komisi III DPR RI Benny K Harman dalam ac...
Kek Lapis Penganan Pilah

Hudsons Eumenthol Jujubes Membantu Melegakan Tekak Dan Batuk

Polis Halang Penjawat Awam Di Raub Lima Individu Termasuk Ahli Parlimen Raub Akan Diambil Keterangan

Flood Situation In Sabah Worsens

Lintah Berkepala Manusia By Rakib Jamari Riau

Misi Mencari Siput Sedut Masak Lemak Cili Api Tercapai

Asean All Star Vs Mu Jadual Pemain Pembelian Tiket Online

St99 Wtf 3 April 2025 Sretthi99 24 Top 93 By Carmella


echo '';
Info Dan Sinopsis Drama Berepisod Dendam Seorang Madu Slot Tiara Astro Prima

10 Fakta Biodata Amira Othman Yang Digosip Dengan Fattah Amin Penyanyi Lagu Bila Nak Kahwin

5 Tips Macam Mana Nak Ajak Orang Kita Suka Dating Dengan Kita

Info Dan Sinopsis Drama Berepisod Keluarga Itu Slot Lestary TV3

Bolehkah Manusia Transgender Mencapai Klimaks Selepas Bertukar


Memaafkan Seperti Allah Dengan Tetap Melupakan

Benarkah Rasulullah Pernah Mencintai Istri Orang Lain

Naik Kereta Api Ke Dabong

Terima Dua Parcel

Gigi Susu

Dah Try Gummy Coowy Ke Yang Viral Tu Sekali Rasa Confirm Nak Ulang